SAMARINDA—Seleksi atlet bertajuk kejuaraan provinsi telah dijalankan Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kaltim. Berlangsung di Hotel Atlet, Stadion Madya Sempaja, delegasi Samarinda keluar sebagai juara umum. Itu setelah tuan rumah mengantongi satu emas dan satu perunggu. Sementara di tempat kedua diduduki delegasi Paser lewat satu emas. Dibuntuti kontingen Balikpapan lewat dua perak (hasil dan medali info grafis).
Ketua ABTI Kaltim Suryadi Gunawan menyebutkan, dari seleksi atlet tersebut pihaknya akan mendapuk 14 atlet putra dan 14 atlet putri untuk dipersiapkan menuju Pra-PON. Dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 1-6 Oktober dengan dua nomor tanding. “Sesuai kesepakatan bersama, 50 persen atlet yang dipilih berasal dari para juara. Sementara 50 persen lainnya dari peringkat 2 dan 3," bebernya.
Menyongsong Pra-PON, mantan pegulat nasional itu menegaskan bakal menggelar latihan intens demi persiapan maksimal. Kendati menghadapi puasa Ramadan, jadwal latihan rutin diklaim tidak akan berubah. “Sepekan tetap lima kali. Hanya mungkin intensitasnya akan berkurang. Bila biasanya dua jam sehari, akan diturunkan menjadi satu jam saja,” imbuhnya.
Disinggung soal kekuatan lawan di Pra-PON, Suryadi menuturkan, saat ini posisi pertama memang direngkuh oleh tim asal Jawa Barat. Namun, dia optimistis peluang Kaltim tetap terbuka pada ajang nasional nantinya. “Sebelum anak-anak tampil di Pra-PON nanti mereka menjalani TC dahulu. Jadwalnya, sebulan sebelum pelaksanaan, mereka akan kami kumpulkan. Agar bisa lebih fokus sehingga makin maksimal di Pra-PON,” pungkasnya.(*/asp/tom)