BANJARMASIN – Pasca diliburkan selama kurang lebih dua bulan sejak Maret tadi, para karateka Federasi Olahraga Karate Do Indonesia (Forki) Kalsel akan dipanggil kembali untuk menjalani program Training Center (TC).
Para karateka diwajibkan kembali hadir ke Dojo Mahligai Banjarmasin pada pertengahan Juni mendatang. Mereka akan kembali dipersiapkan guna tampil di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima 2019 yang dijadwalkan Juli depan di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin.
Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Forki Kalsel, Yus’a Saleh menuturkan pemanggilan para karateka Forki Kalsel sudah dikoordinasikan sejak awal Ramadan.
“Setelah Lebaran, kami akan maksimalkan lagi program TC. Ini untuk memastikan kesiapan mereka berlaga di Kejurnas Piala Panglima 2019. Pasca libur TC, tentu akan berpengaruh terhadap kondisi fisik serta teknik para karateka,” sebut Yus’a.
Ditambahkan Yus’a, untuk saat ini Pengprov Forki Kalsel juga meminta para karateka supaya tetap menjaga kondisi badan. Yakni, jangan sampai kelebihan atau turun berat badan.
“Jangan sampai suasana Lebaran, membuat mereka abai dengan kondisi badan. Karena, nanti akan sulit mencapai berat ideal, kalau mereka tidak menjaga kondisi selama Ramadan dan Lebaran ini,” sambungnya.
Yang tak kalah penting, Yus’a juga berencana untuk mengadakan program sparring partner dengan tim karate dari luar Kalsel.
“Nanti akan kami atur dan susun jadwalnya dengan detil. Apakah nanti karateka Forki Kalsel yang sparing partner ke luar daerah, atau karateka dari luar daerah yang akan kami undang ke Kalsel, itu akan dibahas kemudian sembari menunggu persetujuan dari Paman Birin selaku Ketua Umum Pengprov Forki Kalsel,” tandasnya.(oza/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin