KEMARIN, wide attacker Real Madrid Gareth Bale juga mengingat lagi momen yang membuat dirinya pernah dikenang sebagai salah satu sprinter lapangan hijau. Tepatnya enam tahun lalu, di saat dirinya sukses membawa El Real memenangi final Copa del Rey atas Barcelona di Mestalla, Valencia.
Bukan tentang golnya pada menit ke-85 yang jadi penentu trofi pertamanya di Real. Tapi tentang caranya mengukir gol debut di El Clasico itu. Ya, Bale menciptakannya dengan aksi solo run-nya. Kecepatan sprint-nya yang mencapai 34,6 kilometer per jam itu juga sempat mendapat pujian dari pelari tercepat dunia, Usain Bolt.
Bolt pun juga sempat menyebut Bale adalah pesepakbola tercepat di dunia. ’’Enam tahun yang lalu, hari ini,’’ tulis Welsh Wizards, julukan Bale, dalam unggahan video cuplikan laga itu di akun Instagram-nya @garethbale11. Saking kencangnya, salah satu akun Youtube Madridista memberi judul cuplikan sprint Bale itu dengan “Ferrari vs Bartra”.
Karena, Marc Bartra-lah pemain Barcelona yang disalip Bale dengan sprint-nya itu. Dari sisi kanan pertahanan Barca, Bartra gagal menghentikan laju Bale, yang kemudian memperdaya
Jose Manuel Pinto. Momen itu juga tak bisa dilupakan pemain yang kini membela Real Betis itu. ’’Aku berubah dari yang awalnya sebagai pahlawan, jadi seperti sampah,’’ sesal Bartra, dilansir laman AS.
Padahal, Bartra sempat mengoyak gawang Iker Casillas 17 menit sebelum bencana sprint Bale itu. Jika Bale menciptakan gol pertamanya di El Clasico, maka malam itu juga menjadi laga debut Bartra di dalam rivalitas Barca-Real. ’’Itulah kenapa aku masih mengingatnya sampai saat ini? Karena bagiku itu masa yang tersulit. Aku seorang anak muda yang datang dari bawah untuk bermain melawan Real untuk kali pertama,’’ kenang Bartra.
Sampai-sampai, ungkap Bartra, dia tak bisa melupakan memori itu hingga laga usai. Dia baru merasa sedikit ringan bebannya setelah Casillas memberinya semangat. ’’Dia (Casillas) saat itu datang dan memeluk seorang anak muda dan memberinya kekuatan. Saat itu, aku menyadari, Casillas itu orang baik,’’ tuturnya.
San Iker, julukan Casillas, ternyata juga mengingat momen itu. Baik momen sprint Bale, atau momennya dengan Bartra. ’’Kami punya sesuatu yang perlu diingat bukan?’’ kicau Casillas yang menyindir Bartra lewat akun Twitter-nya, @IkerCasillas. Tak lupa, Casillas juga mengajak Bartra live di Instagram kemarin.
Tentunya untuk membahas momen paling menyebalkan pada karir Bartra tersebut. ’’Hai, Marc!! Apa kabarmu? Apakah kita bisa bertemu di Instagram siang ini? Tak ingat apa-apa ya?,’’ tulis Casillas kepada Bartra. Lalu, Bartra pun menyanggupinya. ’’Ayo, oke. Aku hampir tak lagi membahas final terkenal itu lagi. Tetapi, bagaimana pun, ini saat yang tepat bagi kita mengingat bahwa kita juga belajar dari orang sialan (Bale), kan? Jam berapa?’’ tanyanya balik. Keduanya sepakat janjian di Instagram pukul 19.30 waktu setempat atau dini hari tadi WIB. Ngobrolin apa ya kira-kira? (ren)
Editor : izak-Indra Zakaria