Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bisa Tanpa Pesta di Anfield

izak-Indra Zakaria • 2020-05-04 12:53:08
Photo
Photo

LIVERPOOL – Euforia di Anfield ketika merayakan sukses Liverpool yang menjadi juara di First Division (nama lama Premier League) 1988 – 1989 terancam tak dapat dinikmati di musim ini. Ya, itu terjadi setelah 20 klub-klub Premier League setuju melanjutkan sisa musim ini di venue netral.

Dilaporkan, akan ada delapan sampai sepuluh stadion yang akan dijadikan sebagai venue netralnya. Tapi, belum disebutkan stadion mana saja yang akan dipakai. ’’Disepakati bahwa itu bakal digelar di sepuluh stadion netral yang jauh dari perkotaan di seluruh Inggris,’’ sebut Daily Mail dalam salah satu artikelnya.

Nah, faktor itulah yang tak dimiliki Anfield yang berdiri di tengah-tengah kawasan padat penduduk. Alasannya, dengan digelar di kawasan yang jauh dari pemukiman penduduk, maka di laga itu akan mudah untuk menghindarkan kerumunan fans di luar stadion. Bukan cuma Anfield. Hal serupa juga terjadi dengan markas Chelsea, Stamford Bridge.

Laman The Sun sudah memprediksi kedelapan calon venue netral tersebut. Termasuk dua di antaranya stadion milik dua klub kota Manchester, Etihad (Manchester Ciry) dan Old Trafford (Manchester United). Lalu, dua stadion kandang dua klub London, yaitu London Stadium (West Ham) dan Emirates (Arsenal).

Sementara empat kandidat stadion lainnya adalah King Power (Leicester City), Villa Park (Aston Villa), St Mary’s (Southampton), dan The Amex (Brighton and Hove Albion). Dua venue lainnya disebut-sebut bakal diberikan kepada dua venue milik Federasi Sepak Bola Inggris (FA) yang ada di London. Yaitu Wembley dan St George Park (kamp latihan timnas Inggris).

Termasuk dengan peluang Jordan Henderson dkk mengangkat trofi juara Premier League bukan di Anfield, Dan Roan sebagai Editor Olahraga di BBC meragukan keputusan memainkan laga di venue netral itu. ’’Premier League akan senang klub-klub sudah menyepakatinya, dengan maksud pemerintah juga menganggap ini opsi paling aman,’’ ucap Roan.

’’Tetapi, aku mengerti, klub-klub sebenarnya menyimpan keraguan kalau main di tempat netral selama beberapa pekan. Itu bisa terlalu banyak mengubah format dan integritas kompetisi. Misalnya klub seperti Brighton. Mereka pasti ingin main di kandangnya sendiri daripada main di tempat lain melawan klub-klub besar, dan akhirnya mereka terdegradasi,’’ sambung Roan.

Di sisi lain, klub-klub yang tempatnya kemungkinan bakal dipakai untuk venue netral itu pun sudah menyiapkan diri. Salah satunya Old Trafford. Dilansir Daily Mail, United berencana untuk membuat Old Trafford tetap bernyanyi meski tanpa kehadiran fans. Pihak klub mengirim surel kepada seluruh staf klub agar mengajukan ide untuk menghidupkan atmosfer pertandingan di Old Trafford. (ren)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa