Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Membungkam Rubah

izak-Indra Zakaria • 2020-11-02 10:53:19
Patrick Bamford
Patrick Bamford

Setelah meraih deretan hasil positif di berbagai ajang, Leicester City berupaya terus berlari di trek yang sama.

KEMENANGAN atas AEK Athens dari Yunani dalam lanjutan Europa League pada tengah pekan lalu kian menumbuhkan motivasi Leicester City. Terlebih di level liga domestik, mereka baru saja mengandaskan perlawanan Arsenal yang notabene merupakan anggota Big Six. Itu kemudian menjadi bekal mereka ketika bertandang ke Elland Road Stadium, markas Leeds United.

Penyerang The Foxes, Jamie Vardy, berpeluang meneruskan capaian apiknya ketika menghadapi The Whites pada dini hari Wita nanti (kick off 04.00 Wita, siaran langsung Mola TV). Saat ini pemain bernomor punggung 9 itu tengah on fire setelah berhasil mencetak enam gol di lima pertandingan liga domestik Leicester.

“Vardy adalah pemain yang sangat bagus yang mampu mencetak banyak gol. Selain itu, dia cepat,” jelas Manajer Leeds United Marcelo Bielsa, dilansir dari Reuters. Meski begitu, dia menyatakan takkan banyak mengubah komposisi pertahanan timnya saat ini. “Tentu saja kami memperhitungkan karakteristik penyerang lawan, tetapi tidak ada perubahan khusus untuk itu. Mereka adalah tim yang telah memainkan gaya sepak bola yang sama selama beberapa lama,” ucap pelatih kelahiran Rosario, Argentina itu.

Dia menegaskan tidak ingin berlebihan dalam mewaspadai individu tertentu dalam sebuah pertandingan. Baginya, seluruh tim kontestan Premier League sama mengancamnya. “Semua klub di Premier League berada pada level tinggi. Mereka menghadirkan tantangan serupa kepada yang lainnya. Ada beberapa yang lebih di atas, tetapi yang lainnya secara umum semuanya sulit dihadapi,” jelas pelatih 65 tahun itu.

Selain itu, Bielsa bisa lebih tenang lantaran kapten mereka, Liam Cooper siap kembali ke lapangan. Dua pekan terakhir dia harus menepi karena masalah di pangkal pahanya. Kabar buruknya, Diego Llorente dan Kalvin Phillips harus absen karena cedera.

Meski Cooper tampak fit, Bielsa tak ingin berspekulasi. “Masih terlalu dini pada tahap ini untuk menarik keputusan tentang siapa yang akan melakukannya dengan baik,” ucap dia.

Hanya, misi Leicester untuk meneruskan tren apik juga bukan berjalan mudah. Kian ke sini, mereka harus tampil dengan komposisi tim yang semakin ringkih. Teranyar, mereka kehilangan dua defender andalan, Timothy Castagne dan Jonny Evans. Keduanya mengalami cedera setelah The Foxes memenangi laga di Europa League kontra AEK Athens, tengah pekan lalu.

“Timothy baru akan kembali setelah setelah jeda internasional. Sementara Jonny tidak bisa bertanding karena merasakan nyeri di punggung setelah berlatih bersama tim,” jelas tactician Leicester City Brendan Rodgers, dilansir dari Yorkshire Evening News. Evans mengalami masalah di punggung ketika mereka berhasil menundukkan Arsenal pada matchweek keenam Premier League. “Dia masih bisa bermain di pertandingan terakhir, tetapi dia merasakan nyerinya semakin menjadi saat latihan bersama tim. Sayang sekali dia tidak bisa,” terang Rodgers.

Sebelum ini sudah ada Wilfred Ndidi dan Caglar Soyuncu yang menepi karena cedera aduktor. Adapun Ricardo Pereira masih berupaya pulih dari cedera ligamennya. Sang kapten tim, Jamie Vardy, mengakui ini adalah situasi sulit. “Kami tidak dengan skuat terbaik,” jelas dia.

Meski begitu, dia mengatakan, kondisi itu bukan baru terjadi jelang pertandingan dini hari Wita nanti. Dengan kondisi terpincang tersebut, mereka sudah berhasil mengatasi Arsenal dan AEK Athens. “Terpenting untuk bisa melalui ini adalah mengandalkan kolektivitas dalam setiap pertandingan,” jelas pemain bernomor punggung 9 itu. (ndy2/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa