TURIN– Cristiano Ronaldo berada di liga yang tepat saat genap menapak 36 tahun kemarin (5/2). Ya, Serie A adalah liga yang ramah bagi para penyerang veteran. Lihat saja bomber 39 tahun milik AC Milan Zlatan Ibrahimovic maupun Fabio Quagliarella (38 tahun/Sampdoria) yang terbilang tetap kompetitif di usia senja.
Itulah tantangan bagi Ronaldo yang musim ini sudah menjalani musim ketiga bersama Juventus. Giornata ke-21 melawan AS Roma di Allianz Stadium (siaran langsung RCTI/beIN Sports 2 pukul 00.00 WIB) menjadi pembuktian pertama CR7 mengawali usia 36 tahun.
’’(Di usia 36 tahun) saya tetap merasa baik-baik saja, tajam, dan dalam momen bagus dalam hidup,’’ kata Ronaldo seperti dikutip Tutto Juve.
Musim ini, Ronaldo telah mengoleksi 22 gol dari 23 penampilan di semua ajang. Ronaldo sekaligus pemain tertua yang memuncaki daftar pencetak gol di lima liga elite Eropa (15 gol di Serie A). ”Rekor Omar Sivori kini dalam bidikannya,” tulis Tuttosport.
Sivori, legenda Juve periode 1956–1965, masih tercatat sebagai pemain yang paling cepat menembus 100 gol bersama La Vecchia Signora. Sivori hanya butuh 124 laga. Nah, Ronaldo saat ini telah mencetak 87 gol dalam 112 penampilan. Itu berarti, CR7 butuh mencetak tambahan 13 gol hanya dalam 11 laga.
Memecahkan rekor seperti itulah yang diakui Ronaldo memberinya motivasi untuk selalu kompetitif di lapangan hijau. ’’Selama Anda termotivasi, itu (faktor usia, Red) bukan sebuah masalah,’’ ucap mantan pemain Real Madrid dan Manchester United tersebut.
Giovanni Mauri, pelatih kebugaran Ronaldo semasa masih memperkuat Real, memberikan testimoni mengapa performa CR7 di lapangan tidak pernah terindikasi menurun. ’’Dia seorang yang mempunyai keturunan dan filosofi pekerja keras. Karena itu, saya selalu yakin dia masih bisa bermain pada level tertinggi hingga berumur 40 tahun,’’ beber Mauri.
Di skuad AS Roma saat ini, juga ada saksi tentang etos kerja CR7 yang membuat kagum semua orang. Dia adalah striker Borja Mayoral. Mayoral bergabung dengan La Lupa dengan status pinjaman dari Real pada 2 Oktober 2020. Dia setim dengan CR7 di Real pada musim 2015–2016 sampai 2017–2018.
Seiring situasi striker Edin Dzeko yang terlibat konflik dengan allenatore AS Roma Paulo Fonseca, Mayoral bisa head-to-head untuk kali pertama di Serie A dengan Ronaldo. ’’Saya sudah tidak sabar bertemu dengannya. (Saat di Real) dia sosok yang selalu mendukung langkah saya,” ungkap Mayoral seperti dilansir Forza Roma.
Di sisi lain, menilik Ronaldo yang tetap kompetitif di usianya saat ini, Juve berniat memiliki CR7 lebih lama. Kabarnya, Ronaldo yang masih terikat kontrak sampai 30 Juni 2022 bakal disodori ekstensi dua tahun lagi (hingga 30 Juni 2024).
Hanya, seiring kondisi finansial klub yang terpengaruh pandemi Covid-19, gaji Ronaldo dalam ekstensi malah tidak naik. Atau malah diturunkan di bawah gajinya saat ini, EUR 30 juta (Rp 505,1 miliar) per musim. (ren/c17/dns)
Editor : izak-Indra Zakaria