Berjuang di kompetisi kasta kedua Eropa turut mewarnai jalan revolusi FC Barcelona pada musim ini.
TERAKHIR kali Blaugrana bersaing di UEFA Europa League yakni pada musim 2003/2004. Kala itu, mereka harus takluk dari klub asal Skotlandia, Celtics dengan skor 0-1 di putaran keempat. Adapun akhirnya Valencia CF berhasil mengangkat trofi pertamanya di ajang tersebut.
Nah, musim ini mereka harus kembali ke era itu. Hanya mampu finis di peringkat ketiga di Grup E UEFA Champions League (UCL) musim ini, mereka terlempar ke play-off UEFA Europa League (UEL). Mereka akan memulai perjuangan di UEL dengan menghadapi SSC Napoli di play-off babak 16 besar UEL di markas mereka, Camp Nou, Barcelona, dini hari Wita nanti. (kick off: 01.45 Wita, siaran langsung Vidio/SCTV)
Meski begitu, panggung ini jadi kesempatan emas Barcelona untuk meraih trofi. Itu setelah mereka kesulitan bersaing di level domestik. Di La Liga Spanyol, kini mereka tertahan di peringkat keempat dengan koleksi 39 poin. Berselisih 15 poin dari rivalnya, Real Madrid CF yang kini memuncaki klasemen sementara. Selain itu, mereka sudah terlempar dari persaingan di Copa Del Rey.
Entrenador FC Barcelona Xavi Hernandez pun menyatakan bahwa ini adalah peluang untuk meraih trofi. Selain itu, sejak kini mereka sudah harus memupuk asa kembali ke UCL musim depan. “Dengan begini kami memiliki dua cara: finis di peringkat empat La Liga atau menjuarai UEL,” jelas legenda hidup Barcelona itu.
Meski labelnya sebagai tim langganan UCL, mereka tak ingin terlalu pongah. Dia pun merendah dengan mengatakan bahwa timnya bukan sebagai favorit juara di UEL. “Karena kami punya hasil undian yang berat. Napoli adalah tim top. Karena itu kami akan mengupayakan yang terbaik untuk bisa menunjukkan kemampuan kami bersaing di Eropa. Ini adalah kesempatan bagus untuk berkembang,” jelas mantan pembesut Al Sadd tersebut.
Dengan absennya beberapa pemain di pertahanan, Xavi mengatakan, Eric Garcia berpeluang memegang peran penting di lini belakang. “Dia adalah centre back berkualitas dan perannya sangat kami butuhkan di pertandingan nanti.”
Keyakinan serupa juga dia tumpukan kepada dua pemain anyarnya, Adama Traore dan Pierre-Emerick Aubameyang. “Dia (Traore) dengan kedewasaannya sering menciptakan keputusan bagus. Dia mampu memecah kebuntuan. Sementara itu, Aubameyang sudah 100 persen siap. Menyenangkan dia bergabung bersama kami. Kami yakin dia akan segera menunjukkan kontribusinya,” pungkas dia. (ndy/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria