Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Petakan 45 Cabor, Ditetapkan saat Pleno Akhir bersama KONI Kaltim

uki-Berau Post • Sabtu, 16 Juli 2022 - 03:38 WIB
BUAT DAFTAR CABOR: Pengurus KONI Berau saat berdiskusi terkait pemetaan 45 cabor yang akan disampaikan pada pleno bersama KONI Kaltim dan PB Porprov VII, pekan depan.
BUAT DAFTAR CABOR: Pengurus KONI Berau saat berdiskusi terkait pemetaan 45 cabor yang akan disampaikan pada pleno bersama KONI Kaltim dan PB Porprov VII, pekan depan.

TANJUNG REDEB - Sebanyak 45 cabor yang telah diputuskan untuk bertanding di Porprov Kaltim 2022, akan diplenokan kembali bersama KONI Provinsi Kaltim pada 21 Juli mendatang. Hasil pleno nanti, akan menjadi keputusan akhir terkait jumlah dan cabor-cabor yang akan dipertandingkan. 

Ketua KONI Berau Al Hamid melalui Wakil Ketua II KONI Berau La Ode Ilyas mengatakan, pada dasarnya Ketua PB Porprov Kaltim VII sudah memutuskan 45 cabor yang akan dipertandingkan pada ajang empat tahunan tersebut, November mendatang. 

Dari 45 cabor tersebut 17 sudah bisa dipastikan, karena merupakan cabor kategori wajib yang masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Sementara 28 cabor sisanya, diserahkan kepada KONI Berau untuk memetakannya. Sehingga yang memutuskan jumlah dan cabor apa saja yang dipertandingkan, adalah hasil pleno PB Porprov dan KONI Provinsi Kaltim. 

"Sesuai diskusi kami hari ini (kemarin, red) sepakat mengagendakan pleno tersebut pada Kamis (21/7) pekan depan," ujarnya kepada Berau Post saat ditemui di Sekretariat PB Porprov VII, kemarin (14/7). 

Terkait daftar 28 cabor apa saja yang sudah dipetakan oleh KONI Berau, La Ode mengaku belum bisa  membeberkannya sebelum pelaksanaan pleno. Yang pasti, 28 cabor tersebut sudah sesuai dengan arahan yang diberikan Ketua Umum PB Porprov, di antaranya  memiliki peluang prestasi tinggi, tidak terlalu banyak membutuhkan biaya, dan semaksimal mungkin melibatkan atlet lokal. 

"Kami sebenarnya sudah melakukan pemetaan dan memegang data 28 cabor ini, selain 17 cabor yang wajib ditandingkan sesuai yang disampaikan pada rapat kemarin (Rabu lalu)," ucapnya. 

Pihaknya memastikan, cabor yang masuk dalam DBON tidak akan berubah. Hanya saja cabor lainnya, harus benar-benar sesuai dengan arahan Ketua Umum PB Porprov. Terlebih, pihaknya juga masih tetap berkeyakinan, bahwa di pleno nanti, potensi kemungkinan terjadi penambahan cabor tetap ada. 

"Karena KONI Kaltim juga pasti akan memberikan pertimbangan-pertimbangan terkait hal itu," bebernya. 

Jika nantinya ada perubahan atau penambahan, Ketua PB Porprov tidak lagi harus meralat keputusan sebelumnya. Tetapi itu sudah menjadi keputusan bersama pada pleno akhir. "Karena di pleno itu menjadi keputusan akhir," jelasnya. 

Sebelumnya, Ketua Umum Panitia Besar (PB) Porprov Kaltim VII Sri Juniarsih, memutuskan menambah 9 cabor dari 36 cabor yang sebelumnya ditetapkan. Sehingga ada 45 cabor yang kemungkinan akan dipertandingkan. Itu disampaikan pada rapat persiapan Porprov VII Kaltim yang digelar di Kantor Bupati Berau, Rabu (13/7). 

Dikatakan Juniarsih, penambahan cabor menjadi 45 itu sudah diputuskan dan disepakati dalam rapat tersebut. Namun terkait daftar tambahan cabor apa saja, nanti akan disampaikan oleh KONI Berau. "Adapun catatan dari penambahan itu, yakni adanya atlet lokal, kemudian venue yang memadai, dan peluang prestasi medali emas," ujarnya. 

Dirinya berharap, melalui 45 cabor yang akan dipertandingkan, dapat memberikan prestasi gemilang bagi Kabupaten Berau di Porprov yang digelar November mendatang. 

"Saya minta untuk tambahan cabor itu ditentukan saat ini juga. Kita tidak bisa lagi berlarut-larut. Jadi harus diputuskan sekarang juga. Segera. Dan utamakan tambahan cabor itu berdasarkan prediksi prestasi Porprov," tegasnya. 

Di tempat yang sama, Asisten II Setkab Berau, Agus Wahyudi menambahkan, jumlah 45 cabor tersebut sudah melalui berbagai pertimbangan yang proporsional. Mengapa hanya 45 cabor, kata dia, karena pihaknya ingin memaksimalkan anggaran hibah dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim sebesar Rp 50 miliar. 

Terlebih, sebagai penerima dana hibah, sudah sewajarnya, PB Porprov harus mengikuti arahan dari Dispora Kaltim. Apalagi, penyaluran dana tersebut juga harus benar-benar menyesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan Porprov Kaltim. 

"Kita tidak bisa lepas dari acuan mereka, karena melalui mereka anggaran hibah itu diberikan. Apalagi, mereka juga yang akan memverifikasi proposal pencairan anggaran itu," tambah Agus. 

Lebih lanjut kata mantan Kepala Bapelitbang Berau itu, ketika 45 cabor tersebut selesai disusun, dan diserahkan ke PB Porprov, maka selanjutnya bupati Berau selaku ketua umum PB Porprov, akan bersurat ke KONI Kaltim. Isi surat itu juga akan ditembuskan kepada KONI kabupaten/kota se-Kaltim, agar mengetahui cabor apa saja yang akan ditandingkan nanti di Porprov Kaltim 2022.

"Supaya mereka juga dapat segera mempersiapkan atlet-atletnya," ucapnya. 

Dengan bertambahnya jumlah cabor, maka PB Porprov akan kembali melakukan pertemuan guna mereview proposal yang sebelumnya sudah dibuat. "Mana yang kurang dan yang mana perlu dibenahi atau ditambah," katanya. (mar/udi)

Editor : uki-Berau Post
#olahraga