Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Terkendala Hujan, Laga Dijadwal Ulang

izak-Indra Zakaria • 2022-09-28 11:09:25
TERGENANG: Panitia berusaha keras mengeringkan genangan di Stadion Teladan setelah hujan deras dua kali mendera Kota Medan, Selasa (27/9).
TERGENANG: Panitia berusaha keras mengeringkan genangan di Stadion Teladan setelah hujan deras dua kali mendera Kota Medan, Selasa (27/9).

MEDAN–Sejatinya, Selasa (27/9) ada pertandingan di Liga 2 2022/2023. Yakni, klub penghuni Grup Barat, antara Karo United dan Sriwijaya FC di Stadion Teladan, Medan. Namun, laga itu ditunda karena Kota Ketua dilanda hujan deras.

Duel itu seyogianya digelar pada 16.00 WIB. Namun, beberapa jam sebelum pertandingan, hujan deras melanda Medan. Hujan deras itu membuat lapangan Stadion Teladan tergenang.

Sesuai regulasi, diberikan waktu 2x30 menit. Panitia pun berusaha membersihkan genangan di lapangan. Bahkan, mereka sempat mendatangkan mobil penyedot air dari PDAM Tirtanadi. Saat lapangan mengering, hujan deras kembali datang, kali ini diiringi petir.

Karena tidak memungkinkan menggelar pertandingan, kedua tim berembuk. Namun, pertemuan itu berjalan buntu, karena pada 1 Oktober, kedua tim sama-sama memiliki jadwal pertandingan.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ahmad Hadian Lukita yang hadir di stadion bersama Direktur Operasional Sudjarno, langsung emergency virtual meeting ke Jakarta. Hasilnya, pertandingan diputuskan ditunda dan jadwal selanjutnya akan ditentukan PT LIB.

“Setelah tidak ada titik temu antara kedua tim, akhirnya PT LIB yang memutuskan. Keputusannya pertandingan antara Karo United dengan Sriwijaya FC ini ditunda. Jadwal selanjutnya akan ditentukan PT LIB dan diumumkan,” ujar Sudjarno pada jumpa pers di Stadion Teladan, Selasa (27/9).

Sudjarno menjelaskan, kondisi ini tidak diinginkan kedua tim. Pasalnya, tim Karo United dan Sriwijaya FC sudah siap bertanding. Panitia dan perangkat pertandingan juga sudah siap. Namun, hujan deras tidak bisa dicegah.

“Kita sudah tahu persis kondisinya yang kita lihat. Ini tidak bisa diduga dan dicegah. Seharusnya setelah hujan, air langsung kering. Tapi kondisi Stadion Teladan ini berbeda,” ungkapnya.

Sedangkan Direktur Utama PT LIB Ahmad Hadian Lukita mengatakan kejadian ini sebagai catatan bagi PSMS dan Karo United sebagai pengguna Stadion Teladan. Ke depan, kedua tim tersebut diharapkan mengantisipasi terjadinya hujan.

“Bukan kali ini saja pertandingan dilanda hujan deras. Di stadion lain juga sering. Hanya, mereka sudah mengantisipasi hujan tersebut. Mungkin ini juga menjadi momentum perbaikan Stadion Teladan,” ungkapnya.

Sedangkan manajer tim Karo United Yosephine Sembiring kecewa dengan kejadian ini. Dia pun meminta maaf kepada semua pihak, khususnya para suporter Karo United yang telah hadir ke stadion.

“Kami minta maaf kepada semua pihak, khususnya suporter. Mudah-mudahan Karo United bisa lebih baik ke depannya. Soal tiket, kami akan memberikan kompensasi,” ujar Yosephine. (dek/jpg/ndy/k8)

Editor : izak-Indra Zakaria