Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Real Betis vs FC Barcelona, Jalan Instan Xavi kalau Mau Trofi

izak-Indra Zakaria • Kamis, 12 Januari 2023 - 12:50 WIB
Xavi Hernandez
Xavi Hernandez

RIYADH – Harapan tinggi Cules –sebutan fans FC Barcelona– kepada Xavi Hernandez saat menggantikan Ronald Koeman pada November 2021 terus tereduksi. Bagaimana tidak, Xavi sudah melewatkan empat ajang untuk meraih gelar sepanjang musim lalu. Mulai La Liga, Copa del Rey, Liga Europa, hingga Supercopa de Espana.

Memasuki bulan ke-14 melatih Barca, kesempatan bagi entrenador 42 tahun tersebut untuk pecah telur trofi juara kembali hadir di Supercopa de Espana. Xavi hanya butuh dua laga untuk juara. Diawali meladeni Real Betis dalam semifinal di King Fahd International Stadium, Riyadh, dini hari nanti (siaran langsung RCTI/RCTI+ pukul 02.00 WIB).

Tahun lalu, di venue yang sama, laju Xavi dan Barca sudah terhenti oleh Real Madrid di semifinal. Lewat waktu tambahan, Barca menyerah 2-3 oleh seteru abadinya tersebut. Real kemudian bablas juara.

Secara kualitas, Betis memang berada di bawah Real. Tapi, Xavi sadar Betis bukan tim yang mudah dikalahkan berkaca dari pengalaman musim lalu. Los Verdiblancos –sebutan Betis– memberi kekalahan pertama bagi Xavi. Di Camp Nou, Barca dipermalukan 0-1 dalam jornada ke-16 La Liga (5/12/2021).

Barca kemudian membalasnya dalam jornada ke-35 di Estadio Benito Villamarin (8/5/2022). Namun, butuh gol bek kiri Jordi Alba di menit keempat injury time untuk Barca bisa pulang dengan kemenangan 2-1. ”Mereka (Real Betis) adalah juara Copa (del Rey) dan mereka tentu tidak akan meraihnya kalau tidak didukung skuad yang kompetitif dan pelatih yang berpengalaman (Manuel Pellegrini, Red),” ungkap Xavi seperti dilansir Barca Blaugranes.

Ketimbang Barca yang jor-joran mendatangkan Raphinha, Robert Lewandowski, Jules Kounde, plus pemain gratisan berkualitas (Franck Kessie, Andreas Christensen, Marcos Alonso, dan Hector Bellerin), Betis lebih berhemat. Rival Sevilla FC di Andalusia itu hanya mendatangkan dua pemain Brasil. Winger Luis Henrique dari Fluminense dan bek tengah Luiz Felipe asal SS Lazio. Tapi, itu sudah cukup menambah kekuatan Betis karena tidak ada pemain pilar yang pergi.

Buktinya, musim ini Betis mampu bersaing di empat besar La Liga serta masih bertahan di Copa del Rey maupun Liga Europa. ”Kami tidak ingin jauh-jauh datang ke sini (Riyadh, Red) hanya untuk memainkan satu pertandingan dan berstatus ekshibisi. Kami akan tampil fight untuk mengalahkan mereka (Barca) seperti kemenangan fantastis kami musim lalu (di Camp Nou, Red),” tutur gelandang serang Betis Nabil Fekir kepada Diario AS. (io/c19/dns)

 

Perkiraan pemain:

 

Real Betis (4-2-3-1): 13-Rui Silva (g); 24-Ruibal, 16-Pezzella, 3-Edgar Gonzalez, 33-Miranda; 14-Carvalho, 18-Guardado; 11-Luiz Henrique, 8-Fekir, 10-Canales (c); 9-Borja Iglesias

Pelatih: Manuel Pellegrini

Jersey pemain: Hijau-putih

Jersey kiper: Ungu

 

FC Barcelona (4-3-3): 1-Ter Stegen (g); 23-Kounde, 4-Araujo, 15-Christensen, 18-Alba; 30-Gavi, 5-Sergio Busquets (c), 8-Pedri; 22-Raphinha, 9-Lewandowski, 11-Dembele

Pelatih: Xavi Hernandez

Jersey pemain: Merah-biru

Jersey kiper: Oranye

 

Wasit: Carlos del Cerro Grande

Stadion: King Fahd International Stadium, Riyadh

Siaran Langsung: RCTI/RCTI+ pukul 02.00 WIB

 

Asian Handicap 1:0

 

 

 

++++++++++++

GRAFIS

 

Entrenador Barca dan Gelar Pertamanya

 

Ronald Koeman

Periode: 19 Agustus 2020–27 Oktober 2021

Gelar pertama: Copa del Rey 2020–2021

Penantian gelar: 9 bulan

 

Ernesto Valverde

Periode: 29 Mei 2017–13 Januari 2020

Gelar pertama: Copa del Rey 2017–2018

Penantian gelar: 11 bulan

 

Luis Enrique

Periode: 19 Mei 2014–29 Mei 2017

Gelar pertama: La Liga 2014–2015

Penantian gelar: 13 bulan

 

Gerardo Martino

Periode: 23 Juli 2013–14 Mei 2014

Gelar pertama: Supercopa de Espana 2013

Penantian gelar: 1 bulan

 

Tito Vilanova

Periode: 1 Juli 2012–19 Juli 2013

Gelar pertama: La Liga 2012–2013

Penantian gelar: 12 bulan

 

Pep Guardiola

Periode: 1 Juli 2008–30 Juni 2012

Gelar pertama: Copa del Rey 2008–2009

Penantian gelar: 12 bulan

Editor : izak-Indra Zakaria