Drama kembali tercipta di perhelatan Honda Developmental Basketball League (DBL) with KFC 2022–2023 East Kalimantan Series.
JALAN SMA 2 Samarinda ke Fantastic Four lewat kemenangan dramatis atas SMA 5 Balikpapan pada Senin (27/2), ditapaki kembali oleh SMA 1 (Smansa) Samarinda. Mereka juga meraih kemenangan ke Fantastic Four setelah melewati partai sengit kontra SMAK Sunodia Samarinda di GOR serbaguna kompleks Gelora Kadrie Oening Samarinda, kemarin. Laga tersebut berakhir dengan skor 40-35.
Smansa bahkan sempat tampil meragukan lantaran tak sekalipun mencetak angka pada kuarter pertama. Sementara Sunodia mengakhiri perempat pertama dengan lima angka. Meski pada kuarter berikutnya kedua tim sudah lebih sering mengoleksi poin, selisih itu terus terjaga hingga kuarter ketiga.
Nah, “mesin” Smansa baru panas ketika kuarter terakhir. Mereka membombardir pertahanan Sunodia dengan tambahan 20 poin. Sementara Sunodia hanya mampu mengoleksi empat poin. "Anak-anak sempat terbawa suasana pertandingan. Banyak kesalahan yang bikin lawan dapat banyak poin," kata Reza Roesmana, pelatih Smansa.
Diakui Reza, titik balik kemenangan timnya tak lepas dari improvisasi pemain di lapangan. Serta dukungan penuh dari Spartan–kelompok suporter Smansa–yang membuat anak asuhnya lebih bertenaga. "Saya berikan apresiasi untuk semua pemain yang bisa membaca situasi pertandingan. Usaha keras mereka yang tidak mau kalah jadi kunci kemenangan kami," imbuhnya.
Sisa satu langkah lagi menuju final party. Untuk itu, Reza berharap, performa timnya bisa konsisten. Sebab hanya dengan itu modal utama meraih kemenangan. "Siapa pun lawan pasti kami hadapi dengan maksimal. Tinggal bagaimana anak-anak mengatasi tekanan di diri mereka masing-masing," pungkasnya. (ndy/k8)
ARIB BILLAH
tenggarongkpk@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria