Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Chelsea Diterpa Masalah Teknis maupun Nonteknis

izak-Indra Zakaria • 2023-08-10 14:57:14
Photo
Photo

LONDON—Misi Chelsea dalam musim baru (2023—2024) adalah kembali ke papan atas Premier League setelah terlempar dari zona Eropa musim lalu. Memenangi rangkaian pramusim bertajuk Premier League Summer Series di Amerika Serikat akhir bulan lalu (31/7) seolah mendukung misi The Blues –sebutan Chelsea.

Namun, memasuki pekan menuju kickoff Premier League 2023—2024, klub dengan chairman Todd Boehley itu ketiban sejumlah masalah. Yang terbaru kemarin (9/8). Seperti ditulis The Times, Chelsea bisa terkena sanksi pengurangan poin di Premier League setelah The Blues tidak melaporkan beberapa pengeluaran dalam anggaran klub ke Federasi Sepak Bola Inggris (FA) maupun Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA).

Pengeluaran itu dilakukan dalam era kepemilikan Roman Abramovich (2003—2022) terkait pembayaran ke berbagai pihak di luar negeri. Ada pula pembayaran Chelsea ke ayah mantan bek Chelsea Andreas Christensen (kini di FC Barcelona), Sten Christensen.

Koran Denmark Politiken yang kali pertama mempublikasikannya dan dijadikan salah satu dokumen Football Leaks. Angka yang tidak dilaporkan sejatinya tidak besar untuk klub sebesar Chelsea, yakni GBP 650 ribu (Rp 12,5 miliar). Akhir tahun lalu, co-owner Chelsea Begdad Eghbali pernah menyebut bahwa Abramovich menyimpan rahasia dalam pengelolaan keuangan klub.

”Chelsea tidak dikelola dengan benar dalam segi sepak bola maupun urusan eksternal seperti sponsorship dan promosi,” ucap Eghbali saat diwawancarai Sportico.

”Saat ini Premier League masih melakukan investigasi,” tulis Sky Sports. ”Chelsea menerima warisan masalah,’’ sindir pandit Sky Sports Gary Neville dalam acara The Overlap.

Kasus itu menambah masalah Chelsea yang juga masih menunggu persetujuan Premier League untuk validasi sponsor jersey mereka. Setelah bagian dada jersey yang dikenakan Reece James dkk kosong selama pramusim, Chelsea akhirnya menggandeng raksasa teknologi Amerika Serikat, Infinite Athlete, sebagai sponsor utama. Nilai kerja sama ditaksir GBP 40 juta (Rp 773,5 miliar) dalam semusim.

”Chelsea belum tentu mengenakan jersey dengan sponsor saat matchweek awal melawan Liverpool FC (13/8),” tulis The Sun.

Bukan hanya hambatan dari sisi nonteknis. Begitu pula dari sisi teknis. Tactician Mauricio Pochettino kehilangan second striker Christopher Nkunku karena cedera lutut. Rekrutan termahal Pochettino (GBP 52 juta/Rp 1,05 triliun) itu diprediksi absen sampai Desember.

’’Memang, sejak aku datang di sini (musim lalu, Red), semuanya serbasulit. Banyal hal yang berubah dan semuanya terjadi begitu cepat di sini,’’ tutur gelandang Chelsea Enzo Fernandez kepada Football London. (ren/dns)

 

 

GRAFIS

 

”Tragedi” di Era Boehly

 

Sejak Todd Boehly berkuasa tahun lalu, Chelsea mengalami beberapa momen yang berdampak negatif bagi klub berjuluk The Blues tersebut. (ren/c19/dns)

 

GONTA-GANTI PELATIH

Dalam setahun, Chelsea berganti lima pelatih. Yakni, Thomas Tuchel, Graham Potter, Bruno Saltor (interim), Frank Lampard, dan Mauricio Pochettino.

 

REKOR BELANJA PEMAIN

Termasuk musim panas tahun ini, Chelsea sudah menggelontorkan GBP 743,5 juta (Rp 14,3 triliun) untuk mendatangkan hingga 30 pemain.

 

DITINGGAL PETINGGI KLUB

Satu per satu petinggi klub yang menjadi komponen Chelsea era Roman Abramovich pergi di musim lalu. Yang paling berdampak besar tentu kepergian Direktur Marina Granovskaia yang berperan sebagai guru transfer klub.

 

GAGAL FINIS 10 BESAR

Musim lalu Chelsea finis di peringkat ke-12 dengan hanya mencatatkan 11 kali menang, 11 kali seri, dan 16 kali kalah. Posisi terburuk sepanjang sejarah di Premier League.

 

DENDA PELANGGARAN FFP

Chelsea terbukti tidak lengkap menyerahkan laporan keuangan ke UEFA selama periode transfer 2012–2019. Chelsea pun didenda GBP 8,6 juta (Rp 166,3 miliar).

 

TERANCAM SANKSI PENGURANGAN POIN

Chelsea diduga membayarkan jutaan pound sterling ke beberapa perusahaan yang ada di luar negeri sepanjang era Roman Abramovich.

Editor : izak-Indra Zakaria