BALIKPAPAN–Para pendekar dari 15 perguruan di Balikpapan masih bersaing di Kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan se-Balikpapan IX 2023. Kejuaraan ini berlangsung di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, hingga hari ini (7/12).
Salah satu perguruan yang ambil bagian yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Balikpapan. Ya, perguruan ini juga menjadi salah satu perguruan yang ambil bagian pada perhelatan tahun lalu. Pelatih PSHT Balikpapan Muhsin mengatakan, pada seri kali ini pihaknya punya ambisi kuat. Yakni, merebut gelar juara umum. “Kami menurunkan total 65 atlet yang mengisi 70 kelas dari semua kategori yang dipertandingkan,” ujarnya.
Ambisi ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, mereka ingin merebut gelar juara, yang mana juga diraih pada Kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan se-Balikpapan IX 2022. Dari agenda itu mereka sukses memboyong 19 medali emas dan membawa pulang piala bergilir.
Optimisme ini, kata dia, dilatarbelakangi persiapan yang dilakukan sejauh ini, bahkan sejak Porprov VII/2022 Berau. Salah satunya, latihan yang sudah dilakukan dalam jangka panjang dengan intensitas yang cukup tinggi yakni dua kali sehari.
Di sisi lain, dia beranggapan dari grafik latihan yang ada di seluruh perguruan silat di Balikpapan, PSHT lebih unggul dengan program latihan yang dilakukan.
“Insyaallah optimistis untuk mempertahan gelar juara yang kami raih di kejuaraan tahun lalu,” tegasnya. Sebelumnya, Ketua Pengcab IPSI Balikpapan Muhaimin menyebut ajang ini sebagai kelanjutan dari event tahun lalu. Berbeda dengan tahun lalu yang terbatas, tahun ini semua kategori dimainkan mulai usia dini, pra-remaja, remaja, dan dewasa. Yang mana diikuti oleh 475 petarung dari 15 perguruan pencak silat.
“Alhamdulillah, tahun ini diikuti hampir semua perguruan di bawah naungan IPSI. Ini menandakan geliat olahraga pencak silat di Balikpapan mudah-mudahan tetap guyub dan rukun,” tandasnya. (okt/tom/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria