Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Stadion Palaran Segera Direnovasi, Demi Borneo FC Kembali Bermarkas di Samarinda

izak-Indra Zakaria • 2024-01-05 14:25:49
RESPONS POSITIF: Pemprov menganggarkan Rp 10 miliar untuk renovasi Stadion Utama Kaltim, Palaran. Foto bawah, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik (tengah) menyambut kunjungan manajemen Borneo FC Samarinda.
RESPONS POSITIF: Pemprov menganggarkan Rp 10 miliar untuk renovasi Stadion Utama Kaltim, Palaran. Foto bawah, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik (tengah) menyambut kunjungan manajemen Borneo FC Samarinda.

Lahir dan besar di Samarinda, tak berlebihan bila Borneo FC ingin perjuangannya di Liga 1 bisa disaksikan warga Kota Tepian.

 

SAMARINDA–Saat ini, mereka harus menahan hasrat tersebut. Kandang mereka, Stadion Segiri, Samarinda, sedang direnovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Walhasil, mereka harus pindah markas.
Masalahnya, stadion terdekat yang masuk kategori layak menurut PSSI, tidak berada di Samarinda. Kandidat home base sementara yang terbaik dan terdekat adalah Stadion Batakan, Balikpapan. Kendati Samarinda punya stadion besar lain, yakni Stadion Utama Kaltim, Palaran. Sayang kondisinya kini tidak layak digunakan berkompetisi.

Hal tersebut yang dilaporkan manajemen Borneo FC Samarinda kepada Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik. Kedua pihak bersua di ruang VIP Odah Etam, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kamis (4/1) siang.

Rombongan manajemen Pesut Etam dipimpin sang presiden, Nabil Husien Said Amin. Hadir menyertainya, Direktur Utama (Dirut) Borneo FC Samarinda Ponaryo Astaman, Direktur Akademi Jacksen F Tiago, dan manajer tim Dandri Dauri.

Sementara itu, PJ Gubernur didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Agus Hari Kesuma, Kepala Dinas PUPR Kaltim Aji Fitra Firnanda, dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Fahmi Prima Laksana.

Dirut Borneo FC Samarinda Ponaryo Astaman mengatakan, pada kesempatan tersebut, pihaknya menyampaikan beberapa hal. Terutama posisi tim di Liga 1 2023–2024, di mana kini tim kebanggaan masyarakat Kaltim ini berada di puncak klasemen sementara. Juga memaparkan seputar perkembangan akademi dan program ke depan.

“Dan, tentu saja juga tentang pemindahan home base kita ke Batakan, karena direnovasinya Stadion Segiri, yang diperkirakan akan memakan waktu setahun penuh. Artinya hingga paruh pertama kompetisi musim depan, kami belum bisa bermarkas di Segiri,” ucap pria yang karib disapa Popon tersebut.

Tentang kondisi Stadion Palaran, mereka berharap hal tersebut bisa jadi perhatian dari Pj Gubernur Kaltim. “Alhamdulillah dalam pertemuan itu, Pak Pj menyambut baik, bahkan langsung didiskusikan secara taktis dengan jajarannya untuk merenovasi Palaran. Pj Gubernur Kaltim sangat solutif dan langsung diinstruksikan ke jajarannya. Terima kasih kepada Pak Pj atas waktu, atensi, dan solusinya,” terang dia.

Menurut hasil pertemuan tersebut, bila ingin cepat dibenahi, tentu ada skala prioritas. Seperti pembenahan lapangan dan kelistrikan, hingga pencahayaan. “Nah, penentuan skala prioritas itu yang katanya nanti disusun oleh Dinas PUPR. Dalam waktu sebulan, diperkirakan ada update terbaru tentang itu,” urai Popon.

Sementara itu, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menegaskan setuju untuk mengupayakan Borneo FC Samarinda segera kembali ke Samarinda, dengan bermarkas di Stadion Palaran. “Kalau saya ditanya setuju? Saya akan jawab, sangat setuju,” tegas Akmal.

Tentang rencana renovasi tersebut, Akmal meminta Kepala Dinas PUPR Pera Aji Muhammad Fitra Firnanda dan Kepala BPKAD Kaltim Fahmi Prima Laksana membantu memuluskan renovasi Stadion Utama Kaltim Palaran melalui APBD Kaltim 2024.
Renovasi meliputi pemasangan lampu stadion dengan pencahayaan minimal 1.200 lumen. Sementara itu, mengerjakan lapangan yang kini mengalami penurunan di beberapa sisi. Waktu pengerjaan diperkirakan sekitar satu bulan dengan estimasi anggaran sekitar Rp 10 miliar.

“Tentu renovasi belum bisa semuanya, termasuk tribune utama dan seterusnya. Sementara ini dulu, yang penting Borneo FC bisa segera bermarkas kembali di Samarinda. Bisa main dalam waktu segera dan pemain, serta penonton aman,” tegas Akmal.

Keinginan Borneo FC kembali bermarkas di Samarinda dan memilih Stadion Utama Kaltim, selama Stadion Segiri direnovasi, menurut Akmal sangat baik. Sebab bagaimana pun, Borneo FC adalah tim kebanggaan urang Samarinda dan akan lebih menguntungkan bila bermarkas di Kota Tepian. (ndy/er/k8)

Editor : izak-Indra Zakaria