MELBOURNE – Kejutan terjadi di Australia Open. Unggulan keenam yang juga petenis peringkat keenam dunia Ons Jabeur harus menelan pil pahit. Rabu (17/1), di babak kedua grand slam Australia Terbuka, petenis Tunisia tersebut takluk oleh petenis belia asal Rusia. Dia adalah petenis berusia 16 tahun Mirra Andreeva.
Petenis ranking ke-47 dunia itu tampil solid pada penampilan keempatnya di babak utama kompetisi mayor ini. Predikat tiga kali runner-up yang dimiliki Jabeur tidak membuat Andreeva keder. Dia menang dua set langsung 6-0, 6-2. Dahsyatnya lagi, laga berlangsung tidak sampai satu jam atau hanya 54 menit. Set pertama bahkan sudah bisa dia menangi hanya dalam tempo 20 menit.
”Aku sendiri tidak menyangka bisa bermain sebaik itu,” ucap Andreeva seusai laga. ”Tapi, aku memang menyiapkan pertandingan ini sebaik mungkin. Aku mempelajari dengan baik permainannya,” tambah petenis yang baru memulai karier profesional pada 2022 itu sebagaimana dilansir Associated Press.
Bagi Jabeur, hasil kemarin menjadi tamparan besar. Sebab, dua tahun terakhir performa petenis 29 tahun berdarah Arab tersebut sedang menanjak. Tahun lalu dia menjadi runner-up Prancis Terbuka. Pada 2022 dia bahkan dua kali menembus partai puncak grand slam, yakni pada ajang Wimbledon dan Amerika Serikat (AS) Terbuka. Karena itu, tahun ini Jabeur punya misi besar merengkuh gelar grand slam untuk kali pertama. (irr/c9/bas)
Editor : izak-Indra Zakaria