SAMARINDA—Setelah sukses menyelenggarakan tes psikologi yang diikuti para pelatih, tim pemusatan latihan daerah (pelatda) KONI Kaltim lanjut menggelar kegiatan serupa. Kali ini atlet sebagai pesertanya.
Sebanyak 655 atlet dari 60 cabang olahraga (cabor) secara bergiliran menjalani kegiatan yang terpusat di ruang rapat sekretariat KONI Kaltim Jalan Kusuma Bangsa, Samarinda tersebut. Kegiatan berlangsung selama tiga hari sejak Senin (11/3). Setiap hari tes terbagi dalam dua sesi.
Komandan Pelatda KONI Kaltim Ego Arifin mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk monitoring psikis para patriot olahraga Bumi Etam. Sebab, data itu akan menjadi tolok ukur pelatih dalam mengoptimalkan kemampuan atlet dalam berlatih. Muaranya, bisa meraih hasil optimal di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara.
“Dari tes tersebut akan diketahui kemampuan inteligensi, karakter, sikap, dan lain sebagainya. Nah, data itu akan dipadukan dengan target dari pelatih. Dari situ nantinya terlihat pola terbaik untuk mengantarkan atlet berlatih optimal, dengan goal meraih juara nantinya,” terang Ego.
Dari beberapa kasus, tidak sekali ditemukan atlet berkualitas, menggarap program latihan dengan optimal, namun tidak pernah mampu juara. Setelah ditelusuri, ternyata ada kendala dari pengelolaan psikisnya.
“Nah, lewat tes psikologi, bisa dicari tahu mengapa terjadi kondisi seperti itu. Di kita, harapannya hal itu bisa dicegah lebih dini,” urai pria yang juga wakil ketua I KONI Kaltim tersebut.
Dirinya menegaskan, langkah ini adalah bagian dari tugas KONI dalam memfasilitasi atlet dan pelatih demi mencapai prestasi maksimal di medan persaingan. “Kalau dari sisi teknik, ada pelatih dan konsultan teknik. Nah, dari sisi lain seperti psikis ini, kita bantu upayakan pengelolaannya secara maksimal,” tuntas dia.(tom/k16)
RENDY FAUZAN
@emref__
Editor : Indra Zakaria