Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen resmi menjadi Warga Negeri Indonesia (WNI). Hal ini seusai setelah menjalani pengambilan sumpah dan janji setia pewarganegaraan Republik Indonesia di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta pada Senin (18/3).
Dilansir dari PSSI News pada Selasa (19/3), Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses naturalisasi Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen.
"Sekali lagi, kami ingin mengucapkan terima kasih pada Kanwil Kumham DKI Jakarta, kemudian juga Dukcapil DKI Jakarta serta setelah tadi sumpah, lagi proses untuk pembuatan KTP kemudian juga Kanwil Imigrasi dan juga yang ada di Soekarno-Hatta yang akan setelah ini mendukung pembuatan paspor," ujarnya
"Semoga proses ini bisa berjalan dengan cepat jadi ini semua cepat sekali. Yang pasti Ragnar tadi sore mendarat sementara Thom Haye baru mendarat di Jakarta sekitar pukul 21.00 WIB Jakarta dan langsung ke Kemenkumham," tambahnya
Setelah berhasil mendapatkan kewarganegaraan Indonesia, pemain asal klub SC Heerenveen, Thom Haye mengaku sangat senang.
"Setelah proses yang panjang akhirnya selesai. Saya senang proses 24 jam. Setelah saya main bersama klub. Saya langsung bergegas ke bandara. Saya terbang dari Belanda 18 jam. Kemudian saya ke sini dan selesai sekarang. Saya sangat senang dan terima kasih atas dukungannya. Saya harap bisa berkontribusi untuk kemajuan timnas Indonesia," ujar Thom Haye.
Sementara Ragnar Oratmangoen mengaku sangat bangga bisa menjadi warga negara Indonesia setelah di sumpah WNI.
"Saya mengambil sumpah dan itu benar-benar terjadi. Saya ingin mencapai Piala Dunia tentunya bersama Indonesia. Bisa membantu tim yang mayoritas pemain muda menjadi tujuan saya selanjutnya di Timnas," ucap Oratmangoen.
Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen memang sudah dimasukkan ke dalam 26 pemain timnas Indonesia yang diproyeksikan Shin Tae Yong melawan Vietnam.
Namun mereka belum bisa bermain pada laga perdana Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis (21/3).
Hal ini karena keduanya harus berpindah federasi terlebih dahulu dari KNVB Belanda ke PSSI Indonesia agar bisa bermain bersama skuad Garuda. Keduanya diupayakan PSSI bisa bermain saat melawan Vietnam di My Dinh Stadium, Hano, pada 26 Maret mendatang. (*)
Editor : Indra Zakaria "Sekali lagi, kami ingin mengucapkan terima kasih pada Kanwil Kumham DKI Jakarta, kemudian juga Dukcapil DKI Jakarta serta setelah tadi sumpah, lagi proses untuk pembuatan KTP kemudian juga Kanwil Imigrasi dan juga yang ada di Soekarno-Hatta yang akan setelah ini mendukung pembuatan paspor," ujarnya
"Semoga proses ini bisa berjalan dengan cepat jadi ini semua cepat sekali. Yang pasti Ragnar tadi sore mendarat sementara Thom Haye baru mendarat di Jakarta sekitar pukul 21.00 WIB Jakarta dan langsung ke Kemenkumham," tambahnya
Setelah berhasil mendapatkan kewarganegaraan Indonesia, pemain asal klub SC Heerenveen, Thom Haye mengaku sangat senang.
"Setelah proses yang panjang akhirnya selesai. Saya senang proses 24 jam. Setelah saya main bersama klub. Saya langsung bergegas ke bandara. Saya terbang dari Belanda 18 jam. Kemudian saya ke sini dan selesai sekarang. Saya sangat senang dan terima kasih atas dukungannya. Saya harap bisa berkontribusi untuk kemajuan timnas Indonesia," ujar Thom Haye.
Sementara Ragnar Oratmangoen mengaku sangat bangga bisa menjadi warga negara Indonesia setelah di sumpah WNI.
"Saya mengambil sumpah dan itu benar-benar terjadi. Saya ingin mencapai Piala Dunia tentunya bersama Indonesia. Bisa membantu tim yang mayoritas pemain muda menjadi tujuan saya selanjutnya di Timnas," ucap Oratmangoen.
Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen memang sudah dimasukkan ke dalam 26 pemain timnas Indonesia yang diproyeksikan Shin Tae Yong melawan Vietnam.
Namun mereka belum bisa bermain pada laga perdana Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis (21/3).
Hal ini karena keduanya harus berpindah federasi terlebih dahulu dari KNVB Belanda ke PSSI Indonesia agar bisa bermain bersama skuad Garuda. Keduanya diupayakan PSSI bisa bermain saat melawan Vietnam di My Dinh Stadium, Hano, pada 26 Maret mendatang. (*)