Prokal.co - Berbagai persiapan terus dilakukan para atlet dalam menghadapi PON tahun 2024. Salah satunya atlet Dance Sport yang tergabung dalam Cabor IODI Kalteng tersebut yang terus melakukan latihan untuk menambah chemistri bersama pasangan dan perorangan. Ketua Pengprov IODI Kalteng dr Mikko U. Ludje, Sp. OG,. MKes, Dance Sport sendiri akan terus melakukan evaluasi dalam latihan, dimana melaksanakan Pelatprov di wilayah Palangka Raya dan Jakarta, dengan mengikuti sebanyak delapan nomor cabor nantinya pada PON.
“Kita terus melakukan latihan yakni dengan menurunkan 12 atlet, diantaranya empat nomor di kelas Ballroom, Satu nomor di Breaking Girl, satu nomor Breaking Man, satu nomor traditional dance, satu nomor Hip hop,” sebutnya, Sabtu (25/5).
Ia menekankan, berbagai cabor yang masuk PON Aceh Sumut saat ini telah melaksanakan Pelatprov, yang dipantau oleh tim Satuan Tugas KONI Kalteng, baik melaksanakan trayout hingga latihan mandiri di Kota Palangka Raya, Kotim sampai di luar daerah Kalteng. Selain anggaran yang dibantu Pemprov Kalteng melalui KONI Kalteng tersebut sudah dijalankan, tim Satgas juga melakukan pemantauan secara bertahap baik secara langsung dan juga melalui laporan Pengprov IODI Kalteng.
“Sejak mengikuti babak kualifikasi dengan meraih hasil perak beberapa nomor, kami optimis dapat memberikan medali untuk cabor Dance Sport. Kami juga sadar daerah daerah lain melakukan intensitas latihan untuk mendapatkan emas,” terangnya. Lanjutnya, IODI Kalteng juga terus meningkatkan latihan pada Pelatprov, baik chesmistri, mental dan psikologi dibawah pemantauan pelatih dan tim satgas. Berupaya meningkatkan kualitas latihan dengan mengikuti kejuaraan di Jakarta atau di Bali nantinya.
“Terimakasih Pemprov Kalteng yang telah memberikan dukungan dalam menjalankan program Pelatprov oleh KONI Kalteng. Mohon doanya kepada masyarakat,” jelas Mikko. Ia menjelaskan, para atletnya pagi dan sore bahkan malam melakukan porsi latihan untuk meningkatkan mental dan chemistri hingga menjelang PON nantinya.
“Tentu konsentrasi kami dengan atlet ini untuk meningkatkan peforma mereka, mental dan chemistri. Upaya yang terus kami lakukan akan kami sampaikan dan dipantau oleh pihak Satgas Pelatprov. Semoga ini menjadi lebih baik di PON Aceh Sumut nantinya,” tegas Mikko.
Sementara itu, Ketua KONI Kalteng Rahmat Hidayat menyampaikan, KONI Kalteng terus melakukan evaluasi dan pemantauan sehingga program yang dijalankan oleh cabor dapat terealisasi dan tepat, termasuk juga melakukan audit internal dan koordinasi dengan penegak hukum agar tidak adanya potensi mark up hingga kebocoran atau pelanggaran. “Kita terbuka dan terus memberikan masukan kepada Satgas dan Cabor dalam upaya menjalankan Pelatprov hingga PON nantinya. Terima kasih juga untuk Pemprov Kalteng yang terus memantau dan mendukung olahraga melalui KONI Kalteng,” tandasnya.
Ditambahkan Kasatgas Pelatprov Agustan Saining menyampaikan, melaksanakan pemantauan baik secara langsung dengan menyebarkan tim pemantau ke seluruh cabor dalam latihan hingga melalui informasi WA Group. “Biar melakukan penanganan, pengawasan dan evaluasi berbagai kendala dan kekurangan yang ada untuk dilakukan perbaikan secara bertahap,” tandasnya. (daq)