Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Duel Sengit UFC 319: Juara Dricus du Plessis vs Srigala Tak Terkalahkan Khamzat Chimaev

Indra Zakaria • 2025-08-16 09:03:37
Faceoff antara Dricus dan Khamzat.
Faceoff antara Dricus dan Khamzat.

 Panggung utama UFC 319 akan menjadi saksi dari salah satu pertarungan paling ditunggu tahun ini, saat juara kelas menengah Dricus du Plessis (22-2) akan menghadapi penantang tak terkalahkan Khamzat Chimaev (14-0). Duel ini bukan hanya perebutan gelar, tetapi juga bentrokan gaya yang menjanjikan pertarungan tak terlupakan. Pertarungan ini akan berlangsung di Amerika Serikat pada Sabtu (16/8) atau Minggu (17/8) waktu Indonesia.

Jalur Menuju Gelar: Dricus du Plessis yang Tak Pernah Menyerah

Dricus du Plessis, petarung asal Afrika Selatan berjuluk "Stillknocks", datang ke pertarungan ini dengan momentum luar biasa. Setelah merebut sabuk juara dari Sean Strickland, Du Plessis membuktikan bahwa ia adalah salah satu petarung paling tangguh dan ulet di UFC.

Gaya bertarungnya yang tidak konvensional, didukung dengan kekuatan pukulan dan kemampuan grappling yang solid, seringkali membuat lawan-lawannya frustrasi. Ia dikenal memiliki stamina luar biasa dan selalu bertarung hingga batas akhir, menjadikannya lawan yang sangat sulit untuk ditaklukkan.

Ancaman Baru: Khamzat Chimaev dengan Rekor Sempurna

Di sisi lain, Khamzat Chimaev adalah fenomena yang tidak bisa dianggap remeh. Dengan rekor sempurna 14-0, ia dijuluki "Borz" atau Si Serigala karena gaya bertarungnya yang agresif dan brutal. Chimaev dikenal memiliki kemampuan grappling kelas dunia yang mampu menghancurkan lawan-lawannya di atas kanvas. Namun, ia juga memiliki kekuatan pukulan yang luar biasa, menjadikannya ancaman ganda bagi Du Plessis.

Pertarungan ini menjadi yang pertama bagi Chimaev dalam memperebutkan gelar. Meskipun rekornya tak bernoda, ia pernah mendapatkan perlawanan sengit dari Kamaru Usman, menunjukkan bahwa ia juga memiliki kelemahan yang bisa dieksploitasi oleh petarung sekelas Du Plessis.

Bentrokan Gaya dan Kunci Kemenangan

Pertarungan ini akan sangat menarik karena bentrokan gaya yang kontras. Chimaev kemungkinan akan mencoba membawa pertarungan ke bawah untuk menggunakan keunggulan grappling-nya, sementara Du Plessis akan berusaha menjaga pertarungan tetap berdiri untuk menguji kemampuan striking-nya.

Kunci kemenangan bagi Du Plessis adalah mempertahankan jarak dan memanfaatkan serangan balik yang akurat untuk menguras stamina Chimaev. Sementara itu, Chimaev harus bisa mengamankan takedown sejak awal dan mendominasi di atas kanvas agar tidak terjebak dalam perang striking yang berlarut-larut.

Pertarungan ini tidak hanya akan menentukan siapa juara kelas menengah, tetapi juga menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua petarung. Apakah Du Plessis bisa membuktikan ia adalah juara sejati, atau apakah Chimaev akan melanjutkan rekor sempurna dan mengklaim sabuk juara pertamanya? Jawabannya akan kita ketahui akhir pekan ini. (*)

Editor : Indra Zakaria