Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Jean Silva Siap "Guncang" London: Berencana Teken Kontrak Lawan Volkanovski Usai Laga Evloev vs Murphy

Indra Zakaria • 2026-03-20 11:10:00

Alex Volkanovski dan Jean Silva (kanan).
Alex Volkanovski dan Jean Silva (kanan).

 

PROKAL.CO– Jagoan baru UFC yang tengah naik daun, Jean Silva, menebar ancaman serius menjelang gelaran UFC London. Petarung asal Brasil ini mengonfirmasi bahwa dirinya terbang ke Inggris atas undangan khusus dari bos besar UFC, Dana White dan Hunter Campbell, untuk menyaksikan laga utama antara Movsar Evloev dan Lerone Murphy dari barisan terdepan.

Namun, kehadiran Silva bukan sekadar sebagai penonton biasa. Ia mengklaim misi utamanya di London adalah untuk meresmikan pertarungan besar melawan mantan penguasa kelas bulu, Alexander Volkanovski. Tak tanggung-tanggung, Silva menyebut bahwa kontrak yang akan ia tandatangani adalah untuk memperebutkan sabuk juara.

"Kami berangkat dalam perjalanan ini, diundang oleh Hunter dan Dana, untuk menyaksikan pertarungan antara Evloev dan Murphy dari dekat. Dan untuk menandatangani kontrak sabuk juara," tegas Silva dengan penuh percaya diri.

Silva menjanjikan bahwa pengumuman pertarungannya melawan Volkanovski akan menjadi promosi terbesar yang pernah disaksikan dalam sejarah UFC. Ia yakin kepribadiannya yang eksplosif akan mampu menjual pertarungan tersebut jauh lebih baik dibandingkan petarung lainnya di divisi kelas bulu.

Menariknya, Silva juga melontarkan sindiran pedas kepada dua petarung yang akan berlaga di partai utama, Movsar Evloev dan Lerone Murphy. Ia memprediksi duel keduanya akan berlangsung membosankan dan berjanji akan memberikan "pertunjukan" yang jauh lebih menarik segera setelah laga tersebut usai.

"Setelah pertarungan membosankan itu (Evloev vs. Murphy), saya akan naik ke sana dan memberikan pemecatan kepada mereka berdua," tambahnya.

Jika benar kontrak melawan Volkanovski ditandatangani, maka peta persaingan di kelas bulu akan mengalami perubahan besar. Jean Silva tampaknya ingin segera menggeser dominasi para petarung "metodis" dengan gaya bertarung dan promosi yang lebih agresif. Publik kini menanti apakah drama di London nanti akan benar-benar berakhir dengan pengumuman kontrak raksasa seperti yang dijanjikan sang petarung. (*)

Editor : Indra Zakaria