LOS ANGELES – Kabar gembira bagi para pecinta tarung bebas. Ikon MMA asal Stockton, Nate Diaz, dipastikan kembali beraksi di dalam sangkar. Bukan di bawah naungan UFC, namun Diaz akan bertarung dalam ajang perdana Most Valuable Promotions (MVP) milik Jake Paul yang bekerja sama dengan Netflix.
Dalam pengumuman resmi pada Minggu (22/3/2026), Diaz dijadwalkan menghadapi "King of Violence" BKFC, Mike Perry, dalam duel kelas welter pada 16 Mei mendatang. Laga ini akan digelar di Intuit Dome, Los Angeles, sebagai bagian dari kartu pertandingan bertabur bintang yang menandai kembalinya Ronda Rousey melawan Gina Carano.
Diaz, yang akan menginjak usia 41 tahun bulan depan, terakhir kali berkompetisi di MMA pada September 2022 saat ia mengalahkan Tony Ferguson dalam laga perpisahannya di UFC. Setelah meninggalkan oktagon, Diaz sempat menjajal dunia tinju dengan menghadapi Jake Paul dan membalas dendam rivalitas lamanya melawan Jorge Masvidal.
"Senang bisa kembali beraksi. Inilah saatnya," ujar Diaz dalam pernyataan resminya. Ia menegaskan bahwa ambisinya di dunia pertarungan masih jauh dari kata selesai. "Jangan lupa dari mana semua ini berasal. Saya berencana untuk melakukan lebih banyak lagi dalam 10 tahun ke depan, tidak peduli di mana itu. Saatnya memasang standar lagi."
Bagi Mike Perry, laga ini bukan sekadar kembali ke aturan MMA tradisional, melainkan peluang finansial terbesar dalam 22 tahun karier bertarungnya. Perry mengonfirmasi bahwa negosiasi telah berlangsung selama berbulan-bulan sebelum akhirnya mencapai kesepakatan.
"Saya menghargai Nate karena membantu saya mewujudkan pertandingan ini. Kami akan berbenturan di dalam sana," kata Perry saat berbicara di The Ariel Helwani Show.
Namun, Perry juga memberikan peringatan keras kepada Diaz. Berkaca pada pengakuan Diaz yang tidak berlatih maksimal saat tinju melawan Jake Paul, Perry menuntut keseriusan total dari sang lawan. "Berlatihlah dengan keras, karena saya akan mencoba menyakitimu. Saya akan benar-benar menyakitimu," tegasnya.
Kehadiran duel Diaz vs Perry semakin memperkuat posisi MVP sebagai promotor yang patut diperhitungkan. Selain main event Rousey vs Carano, ajang ini juga akan menampilkan debut mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, yang dijadwalkan bersua Philipe Lins.
Kolaborasi dengan Netflix sebagai penyiar langsung diprediksi akan membuat ajang ini menjadi salah satu acara olahraga paling banyak ditonton tahun ini, mengingat besarnya basis penggemar yang dimiliki oleh nama-nama besar di kartu pertandingan tersebut. (*)
Editor : Indra Zakaria