SEATTLE – Arena Climate Pledge menjadi saksi bisu runtuhnya sebuah era sekaligus lahirnya bintang baru di jagat UFC. Dalam laga utama UFC Fight Night 271, Minggu (29/3/2026) pagi WITA, Joe Pyfer menciptakan kejutan terbesar tahun ini dengan menumbangkan sang legenda sekaligus mantan juara dominan, Israel Adesanya.
Kemenangan TKO di ronde kedua ini tidak hanya memperpanjang rekor impresif Pyfer menjadi 16-3, tetapi juga secara resmi menempatkannya dalam jajaran penantang utama gelar juara kelas menengah.
Sejak bel pertama berbunyi, Joe Pyfer tampil tanpa rasa takut di hadapan "The Last Stylebender". Meski Adesanya mencoba menjaga jarak dengan tendangan-tendangan khasnya, Pyfer menunjukkan tekanan yang konstan dan kekuatan pukulan yang mengerikan.
Puncaknya terjadi di ronde kedua, saat Pyfer berhasil mendaratkan kombinasi pukulan telak yang membuat pertahanan Adesanya goyah. Tak menyia-nyiakan peluang, Pyfer terus membombardir dengan serangan beruntun hingga wasit terpaksa menghentikan pertandingan demi keselamatan sang mantan juara.
Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi Israel Adesanya. Petarung asal Selandia Baru-Nigeria itu kini mencatatkan rekor kelam dengan empat kekalahan beruntun, sebuah situasi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya bagi salah satu petarung terbaik dalam sejarah MMA. (*)
Editor : Indra Zakaria