Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Prediksi Merab Dvalishvili: Ilia Topuria Akan Pukul KO Arman Tsarukyan Jika Keduanya Bertarung

Redaksi Prokal • Kamis, 16 April 2026 - 12:00 WIB
Arman Tsarukyan menang atas Dan Hooker.
Arman Tsarukyan menang atas Dan Hooker.

LAS VEGAS – Juara kelas bantam UFC, Merab Dvalishvili, memberikan pandangan tajam mengenai potensi laga super antara dua bintang besar, Ilia Topuria dan Arman Tsarukyan. Meski menaruh rasa hormat yang besar terhadap kemampuan Tsarukyan, Merab meyakini bahwa juara kelas bulu, Ilia Topuria, memiliki keunggulan yang jauh lebih dominan jika keduanya harus berhadapan di dalam oktagon.

Dvalishvili menekankan bahwa skenario di mana Tsarukyan mencoba mengandalkan kemampuan gulatnya untuk menjatuhkan Topuria adalah hal yang tidak realistis. Menurutnya, pertahanan serta kekuatan fisik Topuria terlalu tangguh untuk ditembus, sehingga upaya takedown dari Tsarukyan dianggap tidak logis secara teknis. Baginya, Topuria memiliki kemampuan untuk menetralisir serangan bawah lawan dengan sangat efektif, yang akan memaksa pertarungan tetap berlangsung dalam posisi berdiri.

Ketika laga beralih menjadi adu serangan striking, Merab melihat celah besar yang bisa dimanfaatkan oleh Topuria. Ia memprediksi bahwa Tsarukyan tidak akan mampu mengimbangi akurasi dan daya ledak pukulan Topuria yang sudah terbukti mampu menumbangkan nama-nama besar. Dvalishvili meyakini bahwa begitu Tsarukyan terpaksa meladeni permainan berdiri, Topuria akan segera menemukan momen tepat untuk mendaratkan pukulan telak yang berujung pada kemenangan KO.

Pernyataan Merab ini menambah panas diskusi di kalangan penggemar MMA mengenai siapa yang sebenarnya pantas menyandang status petarung paling berbahaya di kelas menengah. Dengan gaya bicara yang lugas, Merab menegaskan bahwa dalam duel impian tersebut, kecepatan dan kekuatan tangan Ilia Topuria akan menjadi faktor penentu utama yang membuat Arman Tsarukyan kesulitan untuk bertahan hingga ronde terakhir. (*)

Editor : Indra Zakaria
#Arman Tsarukyan #merab dvalishvili