PROKAL.CO- Predikat "Ratu Renang 50 Meter Gaya Punggung Asia Tenggara" kini layak disematkan kepada Masniari Wolf. Perenang berdarah Batak-Jerman ini sukses mendominasi podium tertinggi dalam tiga edisi SEA Games terakhir, sebuah capaian luar biasa yang bermula sejak debutnya yang mengejutkan di Hanoi pada 2021 lalu.
Masniari pertama kali mencuri perhatian dunia renang saat menyabet emas di usia 16 tahun, sekaligus mengakhiri paceklik emas selama 11 tahun bagi sektor renang putri Indonesia. Prestasinya kian tak terbendung setelah ia memecahkan rekor di SEA Games Kamboja 2023 dan melengkapinya dengan torehan hat-trick emas pada SEA Games 2025.
Kini, bertepatan dengan semangat hari Kartini, Masniari menetapkan target yang lebih tinggi: menaklukkan panggung Asian Games 2026. Ia mengaku tengah mempersiapkan diri dengan latihan fisik yang sangat intensif demi membawa Merah Putih berkibar di level Asia.
"Setelah SEA Games 2025, saya akan berenang banyak kilometer, mungkin tujuh sampai delapan kilometer. Itu akan saya lakukan dua kali sehari selama beberapa bulan," ujar Masniari terkait persiapan menuju Asian Games 2026.
Di balik performa apiknya, Masniari mengungkapkan alasan emosional mengapa ia lebih memilih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan membela Merah Putih dibandingkan mengambil opsi paspor Jerman. Meski memiliki peluang besar untuk membela tim nasional Jerman, ikatan batin dengan tanah kelahiran ibunya menjadi penentu utama.
"Alasan aku gabung Indonesia karena mama aku dari Indonesia. Aku punya opsi memilih membela Jerman, tetapi aku pilih Indonesia karena banyak keluarga di sana. Aku bangga mewakili Indonesia," ungkapnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenpora.
Bagi Masniari, melihat bendera Indonesia berkibar di tiang tertinggi dalam ajang internasional adalah kebanggaan yang tidak ternilai. Dengan disiplin tinggi dan rasa cinta yang besar terhadap tanah air, ia berharap persiapan menuju Asian Games 2026 berjalan lancar agar dapat kembali mempersembahkan prestasi gemilang bagi bangsa. (*)
Editor : Indra Zakaria