Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Realistis di Jerez: Marc Marquez Akui Tak Punya "Taji" untuk Serang Rival di MotoGP Spanyol

Redaksi Prokal • Sabtu, 25 April 2026 | 11:45 WIB
Marc Marquez. (Dok. MotoGP)
Marc Marquez. (Dok. MotoGP)

 
PROKAL.CO – Harapan para penggemar untuk melihat Marc Marquez berdiri di atas podium Sirkuit Jerez tampaknya harus diredam. Usai menjalani sesi latihan Jumat (24/4), pemegang delapan gelar juara dunia tersebut memberikan pernyataan jujur sekaligus peringatan keras mengenai peluangnya di MotoGP Spanyol.

Meski sukses mengamankan posisi kelima dan mengantongi tiket langsung ke kualifikasi kedua (Q2), Marquez mengakui bahwa performanya saat ini belum cukup kompetitif untuk berduel di barisan depan. Ia merasa motornya belum berada dalam kondisi yang memungkinkannya melepaskan serangan agresif terhadap para rival.

“Saya tidak punya potensi untuk menyerang. Saat ini, saya hanya punya potensi untuk bertahan,” tegas Marquez sebagaimana dikutip dari GPone.

Pembalap berjuluk The Baby Alien ini menyebut hari pertamanya di Jerez dalam kategori "cukup"—tidak buruk, namun masih jauh dari kata memuaskan. Ia menyadari bahwa jaraknya dengan pembalap tercepat, termasuk adiknya sendiri, Alex Marquez, masih terlampau lebar untuk dianggap sebagai penantang podium yang serius.

Berdasarkan analisis data kecepatan lap dan ritme balap, Marquez memperkirakan posisinya saat ini hanya berkisar di urutan keempat hingga keenam. Ia secara spesifik menyoroti sektor dua dan empat lintasan Jerez sebagai titik lemah utamanya yang membuat catatan waktunya sulit mengejar pembalap teratas.

“Kami tidak dekat dengan posisi depan saat ini, jadi kami harus terus bekerja jika ingin memperjuangkan podium. Target kami tetap mencoba meraih podium, tapi itu target yang optimistis. Saat ini, kami bahkan belum berada di posisi itu,” tambahnya.

Dari sisi kebugaran, Marquez mengakui kondisi fisiknya telah jauh membaik setelah jeda hampir satu bulan sejak seri Austin. Namun, ia menyayangkan peningkatan fisik tersebut belum berbanding lurus dengan performa motor di lintasan.

Kini, tim mekanik Ducati memiliki pekerjaan rumah besar sebelum sesi kualifikasi dan Sprint Race dimulai. Publik menanti apakah Marquez mampu menemukan "setelan ajaib" di menit-menit terakhir atau justru tetap bermain aman demi mengamankan poin di tengah keterbatasan potensi menyerangnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
#marc marquez