PROKAL.CO- Dominasi Khabib "The Eagle" Nurmagomedov di dalam oktagon UFC bukanlah sebuah rahasia. Dengan rekor tak terkalahkan 29-0, legenda kelas ringan tersebut dikenal selalu menghancurkan lawan-lawannya tanpa ampun. Namun, sebuah fakta menarik baru saja terungkap dari balik pintu tertutup sasana American Kickboxing Academy (AKA). Sang pelatih kepala, Javier Mendez, membeberkan bahwa ada satu orang petarung yang mampu membuat Khabib benar-benar kepayahan saat sesi latihan, dan sosok itu tidak lain adalah Islam Makhachev.
Selama bertahun-tahun, AKA menjadi saksi bagaimana Khabib mendominasi setiap sesi sparring. Siapa pun petarung yang masuk ke dalam matras bersamanya biasanya akan berakhir dengan "dihancurkan" oleh kemampuan gulat tingkat tinggi milik petarung asal Dagestan tersebut. Javier Mendez mengenang bagaimana superiornya Khabib di masa jaya, di mana hampir tidak ada satu pun atlet di sasana yang mampu memberikan perlawanan berarti.
"Khabib biasanya menghancurkan semua orang di sasana. Satu-satunya orang yang bisa memberinya masalah (saat latihan) hanyalah Islam. Dia adalah satu-satunya petarung yang benar-benar bisa melakukan sesuatu (memberi perlawanan balik) kepadanya."
Pernyataan dari Mendez ini mempertegas mengapa transisi takhta kelas ringan dari Khabib ke Islam Makhachev berjalan begitu mulus. Hubungan keduanya bukan sekadar rekan satu tim atau guru dan murid, melainkan dua singa yang saling mengasah taring di tempat latihan. Ketika Khabib memutuskan pensiun pada tahun 2020 silam, ia sendiri yang menunjuk Islam sebagai penerus dinastinya di UFC.
Kini, dengan Islam Makhachev yang sukses menguasai sabuk juara kelas ringan UFC, kesaksian Javier Mendez menjadi bukti nyata. Ketangguhan Islam yang sekarang dilihat dunia dalam setiap laga resminya ternyata terbentuk dari ribuan ronde melelahkan, di mana ia menjadi satu-satunya manusia yang mampu mendorong sang legenda hidup, Khabib Nurmagomedov, hingga ke batas kemampuannya.(*)
Editor : Indra Zakaria