PROKAL.CO- Petarung kelas menengah UFC, Dricus Du Plessis, melayangkan kritik tajam dan menohok kepada petarung tak terkalahkan, Khamzat Chimaev. Du Plessis secara terbuka menyebut klaim kesulitan penurunan berat badan yang dikeluhkan oleh kubu Khamzat sebagai sebuah alasan cengeng dan omong kosong belonjoran yang tidak sepatutnya dilontarkan oleh seorang petarung profesional di level tertinggi. Sentilan ini muncul setelah beredar kabar bahwa Khamzat harus memotong berat badannya hingga 12 pon atau sekitar 5,4 kilogram dalam kurun waktu 24 jam terakhir menjelang sesi timbang badan.
Menurut pandangan Du Plessis, angka pemotongan berat badan sebesar itu merupakan hal yang sangat lumrah, bahkan tergolong sebagai makanan sehari-hari bagi para petarung pemula di dunia mixed martial arts (MMA). “Sejujurnya, saya pikir urusan penurunan berat badan ini sepenuhnya alasan dan omong kosong. Mereka bilang dia turun 12 pound dalam 24 jam terakhir. Ya, itu angka khas pemula. Jadi, turun 5,4 kg dalam 24 jam itu tidak terlalu buruk. Yang penting adalah 24 jam terakhir itu, dan 5,4 kg bukanlah hal yang terlalu besar,” ujar petarung asal Afrika Selatan tersebut.
Du Plessis tidak menampik bahwa setiap petarung, termasuk dirinya sendiri, pasti pernah mencicipi pahitnya fase pemotongan berat badan yang menyiksa hingga membuat tubuh terasa remuk keesokan harinya. Namun, bagi sang juara bertahan, penderitaan tersebut sama sekali tidak bisa dijadikan pembenaran atau kambing hitam atas performa buruk atau kekalahan di dalam oktagon. “Bahkan jika kamu mengalami proses penurunan berat badan yang buruk, oke, itu memang pernah dialami semua orang. Tapi kamu tidak naik ke sana dan bilang 'Ah, saya kalah bertarung karena ini',” tegasnya.
Lebih lanjut, Du Plessis menilai bahwa mengambinghitamkan masalah berat badan atau fisik sama saja dengan menelanjangi ketidakprofesionalan diri sendiri di hadapan publik. Ia pun memberikan saran menohok agar Khamzat lebih fokus membenahi manajemen tubuhnya ketimbang mengeluh di media. “Menyalahkan penurunan berat badan yang buruk itu sama saja dengan bilang 'Saya kalah bertarung karena tidak punya stamina'. Itu tanggung jawabmu. Jadilah lebih disiplin. Jadilah lebih disiplin agar penurunan berat badanmu lebih mudah. Jika kamu ingin pindah kelas berat, pindahlah kelas berat,” pungkas Du Plessis menyindir rivalnya tersebut. (*)
Editor : Indra Zakaria