Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tendangan Berputar Fiziev Hancurkan Torres, Fiziev Langsung Incar Sabuk BMF

Indra Zakaria • Minggu, 28 Juni 2026 | 09:09 WIB
Tendangan berputar Fiziev robohkan Torres.
Tendangan berputar Fiziev robohkan Torres.

PROKAL.CO- Gemuruh di dalam National Gymnastics Arena, Baku, Azerbaijan menjadi saksi bisu kebangkitan luar biasa Rafael Fiziev. Dalam laga utama UFC Fight Night 280 yang digelar akhir pekan lalu, petarung tuan rumah ini berhasil meledakkan arena lewat performa spektakuler yang mengirimkan pesan peringatan ke seluruh kelas ringan UFC. Setelah melewati periode sulit dengan menelan kekalahan di beberapa laga terakhirnya, Fiziev kembali ke Oktagon dengan determinasi tinggi untuk membuktikan bahwa dirinya masih menjadi salah satu predator paling berbahaya di dunia.

Menghadapi Manuel Torres—petarung Meksiko bertangan besi yang sedang naik daun—Fiziev tahu taruhannya sangat besar. Torres datang dengan rekor penyelesaian yang mengerikan, namun di hadapan publik Baku, Fiziev menolak untuk tunduk pada tekanan.

Keajaiban 15 Detik di Ronde Kedua

Sejak bel pertama berbunyi, tensi pertandingan langsung memuncak. Torres tampil agresif dan mencoba menekan, namun Fiziev membalas dengan tendangan bertenaga sebelum akhirnya berhasil melakukan takedown yang mulus. Laga sempat terhenti sejenak akibat serangan lutut ilegal yang tidak sengaja mengenai Fiziev, namun setelah laga dilanjutkan, kedua petarung langsung terlibat dalam jual beli pukulan yang membuat penonton menahan napas. Ronde pertama berakhir dengan intensitas tinggi di mana kedua petarung saling bertukar jab dan serangan lutut.

Memasuki ronde kedua, penonton bahkan belum sempat kembali duduk nyaman ketika momen magis itu tercipta. Hanya 15 detik setelah ronde dimulai, Fiziev melepaskan sebuah tendangan berputar ke belakang (spinning back kick) yang telak mengenai Torres. Meski Torres sempat mencoba menangkis, hantaman keras tersebut membuatnya langsung roboh ke kanvas. Tanpa membuang waktu, Fiziev menghujani lawannya dengan rentetan pukulan kombinasi hingga wasit Marc Goddard menghentikan laga. Kemenangan TKO emosional ini langsung disambut ledakan kegembiraan dari ribuan pendukung tuan rumah.

Incar Charles Oliveira dan Sabuk BMF

Kemenangan ini tidak hanya memutus tren negatif Fiziev, tetapi juga membuka kembali jalan menuju takhta tertinggi. Dalam wawancara di atas Oktagon, dengan penuh percaya diri Fiziev langsung melayangkan tantangan besar kepada mantan juara dunia. "Saya menginginkan sabuk BMF!" seru Fiziev, sembari memanggil nama Charles Oliveira.

Tantangan ini menghidupkan kembali rivalitas yang sempat tertunda, mengingat keduanya pernah dijadwalkan bertarung pada Oktober 2025 namun terpaksa batal. Dengan hasil ini, Fiziev resmi menancapkan kembali namanya dalam jajaran elite penantang gelar kelas ringan UFC.

Shara "Bullet" dan Hujan Finis di Laga Pendukung

Kemeriahan UFC Baku tidak berhenti di partai utama. Pada laga co-main event, Shara "Bullet" Magomedov sukses mempertahankan rekor apiknya setelah menang angka mutlak atas Michel Pereira lewat pertarungan sengit tiga ronde. Magomedov sempat kesulitan di awal laga akibat agresivitas Pereira, namun ketenangan dan akurasi serangannya di ronde-ronde akhir berhasil mengamankan penilaian para juri dengan skor kembar 29-28.

Di panggung yang sama, kejutan besar terjadi saat Matheus Camilo membungkam jagoan lokal Nazim Sadykhov lewat TKO kilat di ronde pertama. Sementara itu, Asu Almabayev sukses mencuri perhatian para analis MMA setelah memaksa Charles Johnson menyerah menggunakan kuncian langka, Suloev Stretch, di ronde ketiga. Ikram Aliskerov dan Abus Magomedov juga tampil dominan dengan mengalahkan lawan mereka masing-masing di kartu utama.

Kemeriahan malam itu bahkan sudah dimulai sejak kartu awal (prelims), yang diwarnai oleh aksi Abdul-Rakhman Yakhyaev yang mencetak salah satu KO tercepat dalam sejarah UFC dengan menumbangkan Julius Walker hanya dalam waktu 8 detik. Secara keseluruhan, UFC Fight Night 280 di Baku sukses menyajikan drama, aksi tanpa henti, dan panggung penebusan yang sempurna bagi sang pahlawan lokal, Rafael Fiziev. (*)

Editor : Indra Zakaria
#Rafael Fiziev