PROKAL.CO— Laga comeback akbar Conor McGregor melawan Max Holloway di UFC 329 berakhir antiklimaks, namun drama sesungguhnya baru saja dimulai di luar oktagon. Setelah pertarungan dihentikan dalam hitungan menit akibat cedera lutut yang dialami McGregor, kini muncul spekulasi liar bahwa sang megabintang berjuluk "The Notorious" tersebut diduga kuat sudah didera cedera parah sebelum malam pertandingan.
Kembalinya McGregor setelah absen selama lima tahun sebenarnya menjadi momen yang paling dinantikan di dunia olahraga tahun ini. Namun, atmosfer magis itu runtuh dalam sekejap ketika ia berniat melepaskan flying kick di awal ronde pertama dan mendarat dengan posisi kaki yang salah.
"Saya melihat lututnya bergeser saat mendarat, itu adalah pemandangan yang sangat mengerikan bagi siapa pun yang menonton langsung di arena," ujar salah satu komentator pertandingan yang menggambarkan momen fatal tersebut. Satu menit kemudian, wasit terpaksa menghentikan laga karena McGregor tidak mampu melanjutkan pertarungan akibat cedera yang ia timbulkan sendiri.
Desas-desus bahwa petarung berusia 37 tahun itu menyembunyikan cedera sebenarnya sudah berembus sejak malam pertandingan, terutama ketika tim siaran UFC menyoroti langkah kakinya yang tampak tidak biasa dan agak pincang sesaat sebelum ia memasuki oktagon. Spekulasi ini semakin memanas setelah sebuah rekaman video beredar luas memperlihatkan McGregor mendatangi Newport Pain Management Clinic di Newport Beach, California, hanya beberapa minggu sebelum laga berlangsung. Fasilitas medis khusus tersebut dikenal luas sebagai tempat untuk meredakan nyeri kronis melalui terapi fisik intensif, blokade saraf, hingga terapi ketamin untuk manajemen rasa sakit.
Bagi seorang atlet MMA profesional, mengunjungi klinik spesialis nyeri kronis di fase krusial menjelang pertarungan dinilai sangat tidak biasa. Hal ini memicu kecurigaan bahwa pihak promotor maupun manajemen sebenarnya sudah mengetahui kondisi fisik McGregor yang bermasalah, namun memilih untuk menutup mata demi menjaga nilai bisnis yang masif.
"Kami tahu ada risiko besar dalam setiap laga, tetapi membatalkan pertarungan sebesar ini di menit-menit terakhir adalah keputusan yang hampir mustahil dilakukan secara bisnis," bisik seorang sumber internal industri yang enggan disebutkan namanya.
Meski bukti video ini memperkeruh suasana di media sosial, Conor McGregor sendiri langsung merespons dengan nada tinggi untuk membantah semua tuduhan miring yang dialamatkan kepadanya.
"Saya masuk ke dalam oktagon malam itu dalam kondisi seratus persen fit dan siap bertempur, semua rumor tentang cedera sebelum laga ini adalah omong kosong belaka!" tegas McGregor dalam pernyataan resminya.
Hingga saat ini, memang belum ada bukti medis tertulis yang mengonfirmasi bahwa kedatangannya ke klinik di California tersebut berkaitan langsung dengan cedera lutut yang akhirnya menghentikan langkahnya di UFC 329. Namun bagi publik dan para penggemar yang telanjur kecewa, video yang bocor tersebut sudah cukup untuk melahirkan tanda tanya besar apakah mereka baru saja menyaksikan salah satu perjudian fisik terbesar dalam sejarah olahraga tarung. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co