Siap Ambil Risiko di UFC 330, Islam Makhachev Incar Leher Ian Garry

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 06:40 WIB
Islam Makhachev.
Islam Makhachev.

PROKAL.CO-Petarung papan atas UFC, Islam Makhachev, menegaskan kesiapannya untuk bersikap lebih agresif dan mengambil risiko tinggi dalam laga pertahanan gelar juara kelas welter miliknya di ajang UFC 330. Makhachev dijadwalkan bakal berhadapan dengan penantang berbahaya asal Irlandia, Ian Machado Garry.

Menjelang bentrokan panas tersebut, jagoan asal Dagestan, Rusia ini secara terbuka mengumbar strategi utamanya. Makhachev berniat langsung melancarkan takedown sejak ronde pertama demi menyeret Ian Garry ke dalam pertempuran bawah. Menurut analisisnya, Garry memang memiliki teknik striking yang solid dengan keunggulan jangkauan serta kontrol jarak yang baik, namun lemah ketika dipaksa bertarung di matras.

Makhachev meyakini bahwa sekali dirinya berhasil membawa pertarungan ke area ground, peluang untuk menghentikan perlawanan sang penantang akan terbuka sangat lebar.

"Dalam laga ini, saya akan mengambil lebih banyak risiko untuk mengalahkan lawan saya, karena saya suka menyelesaikan pertarungan. Sejujurnya, saya rasa sejak pertama kali menjatuhkannya, saya sudah punya peluang untuk mengakhiri laga karena permainan ground miliknya tidak terlalu bagus," ungkap Makhachev.

Rencana berani Makhachev ini berpotensi memberikan noda pahit paling kelam dalam karier profesional Ian Garry. Petarung berjuluk The Future tersebut tercatat belum pernah sekali pun kalah lewat finishing seperti submission maupun KO/TKO. Satu-satunya kekalahan yang pernah dirasakan Garry adalah saat menghadapi Shavkat Rakhmonov di UFC 310, itu pun terjadi melalui keputusan angka mutlak (unanimous decision) setelah melewati pertarungan sengit selama lima ronde penuh.

Di sisi lain, tekad membara Makhachev untuk menang cepat juga didasari oleh rasa tidak puas terhadap penampilannya pada laga sebelumnya saat menghadapi Jack Della Maddalena. Meski keluar sebagai pemenang dan sukses mengamankan sabuk juara, Makhachev merasa permainannya saat itu terlalu aman dan kurang mengandalkan insting membunuh.

Makhachev mengakui bahwa dalam duel melawan Maddalena, fokus utamanya hanyalah mengamankan kemenangan per ronde demi meraih status juara ganda. Pengalaman tersebut membuatnya enggan mengulang gaya bertarung yang terkesan 'bermain aman'. Di pertarungan UFC 330 mendatang, ia bertekad mengoreksi kesalahan tersebut dengan menyajikan aksi luar biasa dan menyegel kemenangan sebelum bel ronde terakhir berbunyi. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Islam Makhachev ian garry