PHILADELPHIA – Pertarungan sengit di kelas welterweight UFC dipastikan bakal makin memanas. Usai Islam Makhachev sukses mempertahankan sabuk juara usai mengalahkan Ian Machado Garry lewat kemenangan mutlak (unanimous decision) di UFC 330, ancaman terbuka langsung dilayangkan oleh kandidat kuat penantang berikutnya: Carlos Prates.
Prates yang hadir langsung di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, tak buang waktu untuk menebar ancaman. Tak lama setelah laga utama berakhir, beredar video berdurasi singkat yang memperlihatkan jagoan asal Brasil itu memberikan peringatan keras secara langsung kepada sang juara bertahan.
"Saya bakal KO kamu, bro. Saya bakal KO kamu. Saya akan bawa sabuk itu ke Brasil sebagai juara dunia welterweight pertama dari Brasil," gertak Prates dalam video tersebut.
Sensasi asal Brasil berbekal rekor 24-7 dengan 19 kemenangan KO ini saat ini bertengger di peringkat pertama divisi welterweight. Tren positif tiga kemenangan beruntun—termasuk kemenangan TKO ronde ketiga atas Jack Della Maddalena—makin memperkuat posisinya sebagai penantang paling layak di barisan depan.
Makhachev sendiri menyambut baik potensi bentrokan tersebut. Dalam sesi usai laga, sang juara bertahan yang kini berusia 34 tahun mengisyaratkan enggan istirahat lama dan secara terbuka menyebut nama Prates sebagai petarung paling berhak mendapatkan title shot.
"Jujur, kalau tanya saya hari ini, Shavkat sedang tidak bertarung, sedangkan Prates masih aktif. Mungkin Prates. Jika ditanya siapa yang paling layak, saya pikir Carlos Prates," tutur Makhachev.
Meski gaya striking Prates sangat mematikan, banyak analis menilai gaya bertarung Prates bakal menjadi makanan empuk bagi kemampuan grappling dan kuncian elit milik Makhachev. Namun, dengan kepastian motivasi tinggi dari kedua belah pihak, duel Makhachev vs Prates kini tinggal menunggu restu dan resminya tanggal main dari UFC. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co