PROKAL.CO- Panasnya persaingan di divisi welter UFC kian membara! Petarung berdarah dingin asal Brasil, Carlos Prates, melancarkan gertakan tajam kepada rivalnya yang belum terkalahkan, Michael Morales. Prates menyemprot skeptisisme publik yang menganggap Morales punya kans lebih besar untuk melengserkan jawara Pound-for-Pound, Islam Makhachev.
Di mata Prates, klaim bahwa Morales lebih berbahaya ketimbang dirinya hanyalah ilusi semata. Pria yang tengah naik daun lewat rentetan KO mematikannya itu menilai publik terlalu silau dengan keunggulan fisik dan kekuatan fisik (power) yang dimiliki Morales.
Tanpa ragu, Prates menegaskan bahwa dalam urusan adu jotos di arena striking, kelasnya berada jauh di atas petarung asal Ekuador tersebut.
"Orang-orang pikir Morales bisa bertarung lebih baik daripada saya hanya karena dia lebih kuat. Tapi tentu saja, dalam striking, saya akan membunuh Morales!" gertak Prates penuh percaya diri.
Tak hanya meremehkan aspek striking sang rival, Prates juga mempertanyakan label "pegulat top" yang kerap disematkan publik kepada Morales. Ia menilai reputasi grappling Morales belum benar-benar teruji di dalam oktagon.
"Grappling? Saya tidak tahu. Semua orang menyebut pria itu pegulat, tapi saya belum pernah melihatnya mencoba melakukan takedown," sindirnya.
Meski demikian, Prates tidak sepenuhnya menutup mata atas rekam jejak Morales yang masih bersih dari kekalahan. Ia mengakui Morales adalah petarung tangguh dan bertubuh kekar, namun menekankan bahwa keunggulan teknik sepenuhnya ada di genggamannya.
"Dia benar-benar berat, tapi dalam hal teknik dan hal-hal seperti itu, saya pikir saya jauh lebih baik. Dia tidak terlalu dilebih-lebihkan, dia memang benar-benar bagus dan tak terkalahkan. Tapi saya pikir orang-orang percaya dia punya peluang lebih baik untuk mengalahkan Islam hanya karena dia lebih kuat," pungkas Prates.
Pernyataan menantang dari Prates ini kian memanaskan tensi persaingan di papan atas divisi welter. Kini, publik menantikan apakah UFC akan merestui duel panas antara Prates dan Morales untuk membuktikan siapa yang paling layak menantang takhta tertinggi. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co