PROKAL.CO– Pemburu Knockout (KO) paling mengerikan di divisi welter UFC, Carlos Prates, menggebrak panggung MMA dunia. Petarung asal Brasil itu melontarkan pengakuan mengejutkan usai menandatangani kontrak baru berdurasi 8 pertarungan bersama UFC. Prates mengklaim telah mendapat jaminan langsung dari petinggi UFC bahwa dirinya adalah penantang utama berikutnya untuk mahkota juara milik Islam Makhachev!
Prates menyaksiakan langsung duel panas UFC 330 di Philadelphia akhir pekan lalu, saat Makhachev mempertahankan sabuk kelas welter (170 pon) lewat kemenangan angka mutlak atas Ian Machado Garry. Dalam kesempatan tersebut, Prates mengaku telah berdiskusi langsung dengan Chief Business Officer UFC, Hunter Campbell.
"Saya penantang gelar berikutnya! Kontrak baru sudah ditandatangani. Selanjutnya sabuk juara, let's go!" seru Prates dengan penuh percaya diri saat diwawancarai dalam The Ariel Helwani Show.
Prates yang mengantongi rekor impresif—selalu menang KO dalam 7 laga di UFC, termasuk menumbangkan mantan juara dunia Jack Della Maddalena dan Leon Edwards—secara terbuka mengejek gaya bertarung Makhachev yang dinilainya membosankan.
"Menurut saya gaya bertarung Makhachev itu membosankan. Saya sama sekali tidak suka menonton pertarungan grappling. Saya suka melihat orang-orang dipukul KO, banyak aksi hebat, dan hal-hal seperti itu. Sungguh gila karena sekarang saya lebih suka melatih grappling daripada striking, tetapi saya benci menonton laga membosankan di mana petarung bergulat di kanvas," cibir jagoan berusia 33 tahun itu.
Prates memproyeksikan duel perebutan gelarnya melawan Makhachev bakal dihelat pada Desember mendatang. Waktu jeda tersebut dimanfaatkannya untuk membedah celah dan taktik meruntuhkan dominasi raja pound-for-pound tersebut.
"Saya tidak terburu-buru. Selama harus menunggu, saya akan terus berlatih dan belajar agar makin siap. Saya melihat cara membendung takedown-nya dan menahan serangan striking-nya. Dia punya kickboxing yang bagus, tapi tentu saja striking saya jauh lebih hebat. Saya sangat yakin bisa menang, mengejutkan dunia, dan membuat semua orang terpana!" tegas Prates.
Terkait nama Michael Morales—petarung tak terkalahkan asal Ekuador yang kerap disebut publik punya peluang lebih besar merobohkan Makhachev karena posturnya yang kekar—Prates menanggapi santai. Ia meyakini Morales akan dialihkan untuk berduel melawan mantan juara dunia Belal Muhammad.
"Orang-orang pikir Morales punya peluang lebih baik lawan Islam cuma karena dia lebih kuat dan berat. Tapi tentu saja, dalam urusan striking, saya akan membunuh Morales! Soal teknik dan hal-hal seperti itu, kelas saya jauh di atasnya," tandas Prates.
Kini, publik menantikan pengumuman resmi dari bos UFC Dana White untuk meresmikan bentrokan megaduel antara Carlos Prates melawan Islam Makhachev di akhir tahun nanti. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co