SHANGHAI — Ketegangan makin memuncak menjelang laga utama UFC Fight Night 286 yang mempertemukan Umar Nurmagomedov dan Song Yadong di Shanghai Oriental Sports Center, Sabtu pekan ini. Seputar psywar yang sempat dilontarkan lawan, Umar memperingatkan Song agar tidak memandangnya sebelah mata.
Sebelumnya, Song sempat menyebut duel melawan Umar sebagai "pertarungan yang mudah"—meski belakangan diakuinya hanya sekadar bumbu pemanis untuk mempromosikan laga. Kendati demikian, sepupu Khabib Nurmagomedov tersebut menegaskan bahwa siapapun yang menyepelekannya akan membayar mahal di dalam oktagon.
"Akan jadi berita buruk untuknya di dalam sangkar jika dia berpikir ini bakal jadi pertarungan yang mudah. Saya bukan lawan yang mudah bagi siapa pun. Tidak akan pernah," tegas Umar saat diwawancarai MMA Junkie.
Umar juga mengklarifikasi rumor soal dirinya yang pernah menjuluki Song sebagai "samsak tinju". Menurutnya, ada kesalahpahaman penerjemahan (lost in translation) atas ucapan aslinya. Ia sebenarnya hanya merasa kecewa saat melihat Song kalah dari Sean O'Malley beberapa waktu lalu.
"Saya tidak pernah bilang dia samsak tinju, itu hanya masalah penerjemahan. Maksud saya, saat dia bertarung melawan Sean O'Malley, dia seharusnya bisa menang. Saya bahkan mendukungnya saat itu, dan saya sedikit kesal dia kalah karena saya pikir kekalahan itu membuat jalurnya menuju laga perebutan gelar terhambat," jelas petarung dengan rekor (20-1 MMA) tersebut.
Umar menegaskan bahwa ia menaruh rasa hormat tinggi pada pengalaman dan ketangguhan calon lawannya itu di arena UFC.
"Dia petarung yang sangat bagus dan tangguh dengan pengalaman melimpah. Dia bahkan debut di UFC tiga tahun lebih awal dari saya. Dia pria yang sangat kuat," tutup Umar meluruskan pandangannya. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co