Justin Gaethje Pertimbangkan Pensiun dari UFC Usai Rebut Sabuk Juara Kelas Ringan

Indra Zakaria • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 09:02 WIB
Selebrasi ikonik dari Justin Gaethje.
Selebrasi ikonik dari Justin Gaethje.

WASHINGTON — Spekulasi mengenai masa depan Justin Gaethje di UFC kian memanas. Usai mengalahkan Ilia Topuria dan merebut sabuk juara tak terbantahkan kelas ringan (lightweight) pada ajang bersejarah UFC Freedom 250 di halaman White House, petarung berjuluk "The Highlight" tersebut mengisyaratkan peluang untuk gantung sarung tinju.   
UFC

Dalam wawancara terbarunya, Gaethje mengungkapkan betapa besarnya pengorbanan fisik dan mental yang harus ia bayar demi meraih kemenangan luar biasa sepanjang tahun 2026.

"Saya memberikan begitu banyak dari diri saya untuk pertarungan di bulan Januari dan Juni," ujar Gaethje. "Beruntung saya keluar sebagai pemenang, tetapi itu memakan biaya yang sangat mahal. Saya harus pulih. Saya perlu mengistirahatkan otak saya karena begitu banyak sesi latihan berat yang dicurahkan untuk pertarungan-pertarungan itu."   

Gaethje menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini hanyalah menikmati masa jaya sebagai pemegang takhta tertinggi di kelas ringan sebelum mengambil keputusan besar terkait kariernya.

Selebrasi ikonik dari Justin Gaethje.
Selebrasi ikonik dari Justin Gaethje.

"Saya akan menikmati status sebagai juara di sisa tahun ini," tambahnya. "Saya akan membuat keputusan bisnis dan keputusan hidup saat waktunya tiba nanti."

Di sisi lain, manajer Gaethje, Ali Abdelaziz, menegaskan dalam wawancaranya bersama Submission Radio bahwa ia tidak tertarik memberikan laga tanding ulang (rematch) kepada Ilia Topuria. Abdelaziz bahkan menepis narasi yang membandingkan lonjakan popularitas Topuria dengan bintang terbesar MMA, Conor McGregor.   

Justin Gaethje
Justin Gaethje

"Dia bukan Conor McGregor," tegas Abdelaziz. "Tidak ada yang bisa menyamai Conor. Topuria sempat diunggulkan karena semua orang mengira dia lebih baik dari Justin. Tapi saya yakin Justin Gaethje akan mengalahkannya sembilan dari sepuluh kali. Justin sudah tahu cara mematikan kuncinya, dan Topuria tidak akan bisa mengalahkan Justin."   Dengan Gaethje yang memilih untuk beristirahat total hingga akhir tahun, peta persaingan di papan atas kelas ringan UFC kini berada dalam ketidakpastian. Publik MMA pun menanti apakah sang juara bertahan akan kembali mempertahankan gelarnya atau justru memilih pensiun di puncak kejayaannya. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Ali Abdelaziz Justin Gaethje