Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Asal-usul Kata "Panik": Jejak Mitologi Dewa Pan dalam Temuan Arkeologi di Turki

Redaksi Prokal • 2026-03-14 10:15:00

Dewa Pan dalam mitologi Yunani.
Dewa Pan dalam mitologi Yunani.

Pernahkah Anda bertanya-tanya dari mana asal kata "panik" yang sering kita gunakan saat merasa ketakutan luar biasa? Ternyata, istilah tersebut berakar jauh di masa Yunani Kuno, merujuk pada sosok dewa yang tak terduga: Pan. Baru-baru ini, sebuah patung berusia 2.000 tahun yang ditemukan di Turki kembali memicu diskusi mengenai kaitan antara seni kuno dan psikologi manusia melalui penggambaran mata sang dewa yang tampak menakutkan.

Siapa Itu Dewa Pan?

Dalam mitologi Yunani, Pan adalah dewa setengah manusia dan setengah kambing yang menguasai hutan, alam liar, serta para gembala. Berbeda dengan dewa-dewa Olimpus yang megah, Pan lebih sering berdiam di pegunungan terpencil atau hutan lebat. Legenda menyebutkan bahwa para pelancong yang melewati tempat-tempat sunyi tersebut sering kali mendengar teriakan aneh yang menggema di padang belantara.

Ketakutan mendadak dan tidak rasional yang membuat orang melarikan diri dari kesunyian hutan dipercayai sebagai ulah Pan. Orang Yunani menyebutnya sebagai “panikon deima,” yang secara harfiah berarti ketakutan yang disebabkan oleh Pan—inilah cikal bakal istilah “panik” dalam bahasa modern.

Patung yang ditemukan di Turki tersebut menangkap sisi gelap Pan dengan sempurna. Alih-alih digambarkan sebagai sosok periang, para seniman kuno sering memberikan ekspresi yang meresahkan pada wajahnya. Penggambaran mata yang melotot dan ekspresi liar tersebut mencerminkan reputasi Pan sebagai sosok yang mampu menyebarkan teror massal.

Para penulis Yunani kuno bahkan mencatat bahwa tentara di medan perang bisa tiba-tiba dilanda ketakutan kolektif hanya karena mendengar teriakan menyeramkan Pan. Kengerian supranatural ini dianggap mampu melumpuhkan logika manusia dalam sekejap. (*)

Editor : Indra Zakaria