Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wajah Baru Ikon Wisata: Balikpapan Usul Rp 180 Miliar untuk Menyulap Pasar Inpres Kebun Sayur

R

 


Advertisement

HARUS SEGERA BERBENAH: Pasar Inpres Kebun Sayur segera direnovasi agar semakin nyaman bagi pengunjung. (Foto: Ulil/KP)
HARUS SEGERA BERBENAH: Pasar Inpres Kebun Sayur segera direnovasi agar semakin nyaman bagi pengunjung. (Foto: Ulil/KP)

 

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan tengah menyusun langkah besar untuk mempercantik salah satu ikon perdagangan legendarisnya, Pasar Inpres Kebun Sayur. Tak tanggung-tanggung, anggaran senilai Rp180 miliar diusulkan kepada pemerintah pusat demi merombak total pasar yang telah berdiri sejak tahun 1980 tersebut.

Advertisement

Usulan ambisius ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, saat melakukan audiensi khusus dengan Menteri Perdagangan, Budi Santoso, di Jakarta pada Selasa (3/3/2026). Proposal ini menjadi angin segar bagi sekitar 599 pedagang yang selama ini menggantungkan hidup di pasar seluas 1,7 hektare tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, yang turut mendampingi dalam pertemuan tersebut, mengungkapkan bahwa respon dari pusat sangat menggembirakan. Mengingat nilai proyek yang cukup besar, Menteri Perdagangan siap memberikan "karpet merah" berupa rekomendasi khusus.

“Karena nilai yang diajukan mencapai Rp180 miliar, maka Menteri Perdagangan menyatakan siap memberikan rekomendasi kepada Kementerian PUPR,” jelas Haemusri saat ditemui di Balai Kota Balikpapan, Kamis (5/5/2026).

Advertisement

Mekanisme ini diperlukan karena anggaran di atas Rp11 miliar biasanya dialokasikan melalui kementerian teknis seperti Pekerjaan Umum (PU). Haemusri optimistis jika proses administrasi dan input sistem di Kemendag berjalan mulus, fisik bangunan baru bisa mulai terlihat pada tahun 2027 atau 2028.

Salah satu kartu as yang digunakan Pemkot Balikpapan dalam proposalnya adalah posisi strategis kota ini sebagai Penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Pasar Inpres Kebun Sayur bukan sekadar tempat jual beli, melainkan destinasi wisata belanja oleh-oleh khas Kalimantan yang menjadi wajah kota di mata pendatang dan wisatawan.

“Pasar ini merupakan salah satu ikon perdagangan di Balikpapan dan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas UMKM,” tegas Haemusri.

Meski menaruh harapan besar pada dana pusat, Pemkot Balikpapan tidak ingin berspekulasi. Haemusri menegaskan bahwa pihaknya tetap menyiapkan skenario cadangan jika dukungan APBN terkendala. “Kami tetap menyiapkan opsi lain, baik melalui APBD maupun dukungan dari pemerintah provinsi,” pungkasnya. (adv/kominfobpn)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan meraih penghargaan dari Google Indonesia atas inisiatif pelatihan teknologi bagi

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Balikpapan berlangsung tanpa aksi demonstrasi di jalan. Ratusan pekerja justru memilih pendekata

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer