Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Balikpapan Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif dan Wirausaha Baru

W
 Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat sektor ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro dan kecil dengan menggelar pelatihan manik-manik.
Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat sektor ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro dan kecil dengan menggelar pelatihan manik-manik.

Advertisement

 

PROKAL.co, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat sektor ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro dan kecil. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan menggelar pelatihan manik-manik tingkat lanjut yang berlangsung selama tiga hari mulai Senin (27/4/2026) di Hotel Zurich Balikpapan.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Balikpapan itu tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis peserta, tetapi juga diarahkan untuk mencetak wirausaha baru yang produktif dan profesional di sektor kriya.

Advertisement

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma, mengatakan pelatihan tahun ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya dengan materi yang lebih mendalam dan teknis.

“Pelatihan ini sudah masuk tahap lanjutan. Materinya lebih detail, sehingga peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan daya saingnya,” ujarnya.

Menurut Heruressandy, penguatan keterampilan menjadi langkah penting dalam mendorong UMKM lokal agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. Selain keterampilan produksi, peserta juga diarahkan untuk memahami pengembangan desain dan kualitas produk agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

Advertisement

Mayoritas peserta pelatihan merupakan ibu rumah tangga yang tergabung dalam berbagai komunitas UMKM di Balikpapan. Melalui kegiatan tersebut, mereka didorong untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari produk kerajinan yang dihasilkan.

Sebanyak 32 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari Forum UMKM Kecamatan, Forum UMKM Balikpapan, hingga Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Balikpapan. Keterlibatan lintas komunitas ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan pengembangan ekonomi lokal yang inklusif.

Pemerintah menilai sektor kriya memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan karena mampu membuka peluang usaha rumahan sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru. Produk kerajinan berbasis manik-manik juga dinilai memiliki pasar yang cukup luas, baik untuk kebutuhan lokal maupun suvenir khas daerah.

Selain meningkatkan keterampilan, pelatihan ini diharapkan dapat memotivasi para peserta untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan usaha mandiri. Pemerintah juga mendorong agar pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran produk sehingga jangkauan pasar menjadi lebih luas. (adv/kominfobpn)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan meraih penghargaan dari Google Indonesia atas inisiatif pelatihan teknologi bagi

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Balikpapan berlangsung tanpa aksi demonstrasi di jalan. Ratusan pekerja justru memilih pendekata

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer