Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinkes Balikpapan Perkuat Standar Kebersihan dan Pelayanan Puskesmas

W
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati.

Advertisement

 

PROKAL.co, BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Kesehatan Kota Balikpapan terus memperkuat standar pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas, mulai dari pengelolaan limbah medis hingga peningkatan kualitas lingkungan fasilitas kesehatan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menegaskan bahwa perhatian terhadap kebersihan dan keamanan lingkungan puskesmas menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

Advertisement

Menurutnya, puskesmas tidak hanya dituntut memiliki tenaga kesehatan yang profesional, tetapi juga harus mampu menjamin lingkungan pelayanan yang sehat dan aman bagi masyarakat.

“Puskesmas harus sehat secara menyeluruh, bukan hanya tenaga medisnya, tetapi juga lingkungannya. Kami menerapkan kewaspadaan universal secara ketat agar masyarakat tidak berisiko tertular penyakit saat berobat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama saat ini adalah pengelolaan limbah medis di setiap puskesmas. Pengelolaan tersebut dinilai penting untuk mencegah risiko pencemaran lingkungan maupun penularan penyakit akibat limbah pelayanan kesehatan.

Advertisement

Untuk menjaga konsistensi penerapan standar pelayanan dan kebersihan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan telah membentuk Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB). Tim ini bertugas melakukan pendampingan rutin, monitoring, serta evaluasi terhadap seluruh puskesmas di Balikpapan.

Alwiati mengatakan evaluasi dilakukan secara berkala melalui forum Mini Lokakarya yang melibatkan berbagai pihak terkait. Forum tersebut menjadi ruang untuk membahas kendala di lapangan sekaligus mencari solusi bersama guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Setiap tiga bulan kami kumpulkan semua untuk membahas kendala di lapangan dan mencari solusi bersama,” katanya.

Selain penguatan standar pelayanan, pemerintah juga melakukan langkah cepat dalam menangani keterbatasan fasilitas kesehatan. Salah satu contohnya adalah relokasi sementara Puskesmas Margasari yang sebelumnya berada di atas perairan dan dinilai tidak lagi memenuhi standar akreditasi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan meraih penghargaan dari Google Indonesia atas inisiatif pelatihan teknologi bagi

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Balikpapan berlangsung tanpa aksi demonstrasi di jalan. Ratusan pekerja justru memilih pendekata

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer