Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Antisipasi Dini, Komitmen Bantu Pemerintah

uki-Berau Post • 2020-07-21 19:26:14
TANGGAP KARHUTLA: KLK Kaltim Region kembali melaksanakan pelatihan pencegahan dan penanggulangan tanggap kebakaran hutan dan lahan. Pelatihan ini rutin dilakukan setiap tahun.
TANGGAP KARHUTLA: KLK Kaltim Region kembali melaksanakan pelatihan pencegahan dan penanggulangan tanggap kebakaran hutan dan lahan. Pelatihan ini rutin dilakukan setiap tahun.

TANJUNG REDEB – PT KLK (Kuala Lumpur Kepong) Kaltim Region mengadakan pelatihan pencegahan penanggulangan tanggap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) untuk karyawannya. Pelatihan ini menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau.

Manager Humas KLK Kaltim Region, Jupita, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada karyawan mengenai antisipasi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau. “Ini adalah wujud antisipasi kami ketika memasuki musim kemarau,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (20/7).

Dikatakannya, ada empat perusahaan KLK Grup yang telah merampungkan latihannya. Yakni PT Hutan Hijau Mas, PT Satu Sembilan Delapan, PT Malindomas Perkebunan, dan PT Jabontara Eka Karsa. “Jadi semua perusahaan yang tergabung dengan KLK Grup dibekali dengan pengetahuan dan dibentuk tim tanggap bencana karhutla,” katanya.

Kegiatan ini kata Jupita dibagi menjadi dua bagian. Yakni pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mempersiapkan diri atas kemungkinan yang terjadi saat musim kemarau, dan sosialisasi kepada masyarakat terkait potensi karhutla. “Selama sepekan kami menggelar pelatihan dengan menggandeng pelatih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau,” ungkapnya.

Menurut Jupita, pelatihan pencegahan penanggulangan tanggap karhutla ini rutin dilakukan setiap tahun. Hal ini sebagai komitmen untuk menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi. “Tidak hanya soal karhutla, jika ada kebakaran di permukiman penduduk, tim kami pun siap membantu,” tegasnya.

Sementara itu, Senior Manajer PT Malindomas Perkebunan, Michael, menambahkan kegiatan itu adalah wujud antisipasi awal sebelum terjadinya musim kemarau. Pasalnya, selama musim kemarau, kerap dibarengi dengan adanya karhutla.

“Kami mengantisipasi sejak dini. Sehingga jika itu terjadi, kami sudah siap dan bisa membantu pemerintah dalam menanggulangi itu,” beber Michael.

Jack -sapaan akrabnya- menerangkan, pelatihan dan sosialisasi ini bukan pertama kalinya dilakukan KLK Kaltim Region. Tapi agenda tahunan yang rutin  terlaksana. “Setiap tahun kami lakukan ini,” ungkapnya.

Menurut Jack, ada 45 orang di PT Malindomas Perkebunan yang dianggap telah berkompeten untuk melakukan tindakan pengamanan saat terjadi karhutla. Selain itu pihaknya memiliki menara pantau api yang dibangun di setiap 500 hektare kebun sawit. “Tahun lalu kami sudah berkontribusi mengatasi karhutla di Kecamatan Segah,” tegasnya.

Tim tanggap karhutla ini akan dipersiapkan untuk mendukung pemerintah kecamatan dalam menanggulangi bencana karhutla. Jack pun tak memungkiri seringnya daerah perkebunan terjadi kebakaran lahan. “Kalau di kebun kami, tidak pernah terjadi kebakaran. Karena kami punya prosedur dan pengamanan yang ketat,” tuturnya.

Terpisah, Kabid Penanggulangan dan Kesiapsiagaan BPBD Berau, Muhammad Zul Hijjah mengatakan, KLK Kaltim Region merupakan salah satu perusahaan yang respons terhadap bahaya karhutla. Karena telah mempersiapkan dan mendedikasikan untuk kesiapsiagaan bencana karhutla. “Ini harus dicontoh perusahaan perkebunan yang lain,” sebut Zul.

Bahkan, pihaknya pun merespons baik atas inisiatif KLK Kaltim Region ini dalam membuat dan mendesain armada pemadam kebakaran. Menurutnya itu adalah hal yang cukup unik. Karena armadanya berbeda dengan yang biasa digunakan. “Truk diubah menjadi mobil pemadam kebakaran. Itu sangat kreatif. Dan mungkin karena menyesuaikan dengan medan jalannya juga,” pungkasnya. (mar/adv/har)

Editor : uki-Berau Post
#Advertorial