BALIKPAPAN - Asus kembali memperkuat pasar notebook di Tanah Air. Tak tanggung-tanggung, kali ini mereka menghadirkan tiga perangkat laptop ultrabook premium sekaligus, yakni Asus ZenBook 13, 14, dan 15.
Director Asus Southeast Asia Jimmy Lin mengatakan, ketiga laptop memiliki keunggulan dalam sisi desain dan performa. Untuk memudahkan pengguna, perangkat ini mengusung layar 13 inci dan diklaim lebih kecil dari kertas A4. Memiliki berat hanya 1,19 kilogram serta hadir dengan I/O port.
“Tak hanya itu, dari sisi performa laptop ini didukung dengan Core i7 generasi kedelapan untuk varian besar. Sementara varian lebih kecil didukung Core i5 dan kartu grafis Ge Force GTX MX150,” ujarnya, Senin (21/1).
Ia menjelaskan, saat ini market share Asus di pasar notebook sebesar 41,8 persen. Untuk keseluruhan jenis laptop, market share sebesar 60,1 persen. “Munculnya unit baru ini semakin mengukuhkan posisi kami sebagai yang terdepan,” terangnya.
Product Marketing Manager Asus Indonesia, Davina Larissa mengatakan, Asus Zenbook ini yang di-highlight adalah desain, dengan filosofi desain Asus Zenbook start with people. Saat didesain, pihaknya mencoba memahami apa yang dibutuhkan customer dan user. Ada empat tahapan yang dilewati, mulai discover context, define scope, develop ways, dan deliver value.
Davina menambahkan, premium flagship milik Asus memerhatikan estetika desain. Jadi, tidak cantik saja tapi powerful. Tiga varian ZenBook baru yang dihadirkan pada peluncuran 17 Januari lalu, yakni ZenBook 13 UX333, ZenBook 14 UX433, dan ZenBook 15 UX533. Ketiganya merupakan laptop paling ringkas di kelasnya, bahkan dikatakan sebagai penyempurnaan dari MacBook Air yang merupakan pionir laptop ultrathin.
Dibandingkan MacBook Air, ZenBook terbaru memiliki ukuran yang lebih kecil. Hal tersebut dapat dicapai berkat inovasi ASUS melalui teknologi NanoEdge Display. Teknologi tersebut memungkinkan ZenBook terbaru hadir dengan bezel sangat tipis dan membuat ukurannya lebih kecil secara keseluruhan.
“MacBook Air merupakan salah satu produk paling inovatif dari Apple karena laptop tersebut tampil sebagai pionir perangkat ultrathin,” jelas Jimmy.
Melalui ZenBook terbaru, ASUS menyempurnakan apa yang disajikan oleh MacBook Air, yaitu sebuah laptop super-ringkas namun dengan performa kelas premium. Selain tampil lebih ringkas, seri ZenBook terbaru ini juga tampil dengan performa yang powerful. Ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi kedelapan, ZenBook terbaru dapat diandalkan sebagai laptop untuk bekerja sekaligus hiburan.
Bagi yang membutuhkan performa grafis ekstra, ASUS juga menyediakan model dengan GPU Nvidia GeForce. Adapun harga jual Laptop mini ini mulai dari Rp 15,2 juta hingga versi paling tinggi Rp 26,9 juta. (aji/ndu/k15)
Editor : wahyu-Wahyu KP