TANJUNG SELOR – Upaya menekan angka inflasi di Kota Tanjung Selor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melaksanakan Operasi Pasar Murah. Yang dijadwalkan seminggu dua kali, yakni Selasa dan Jumat.
Melalui Pengawas Perdagangan Disperindagkop Bulungan Rahmah mengakui, dengan digelarnya pasar murah bersama TPID, setidaknya mampu menekan angka inflasi. Adanya pasar murah, harga yang ditawarkan kepada masyarakat berada di bawah harga di pasaran.
“Sudah dua kali kami gelar pasar murah. Komoditas yang dijual berupa gula yang dihargai Rp 13.500, bawang merah Rp 38.000, bawang putih Rp 23.000, telor Rp 54.000, minyak goreng Rp 15.000 dan beras premium 10 kg Rp 113 ribu dan beras premium 5 kg seharga Rp 58 ribu,” sebut Rahmah, Selasa (7/2).
Dengan terlaksananya pasar murah, Rahmah menilai sangat memberi dampak baik terhadap kondisi inflasi. “Alhamdulillah, sejauh ini berkat adanya program pasar murah inflasi kita turun. Sebelumnya berada di peringkat pertama menjadi di urutan ketiga. Berdasarkan presentasi BPS termasuk TPID,” terangnya.
Ke depan, untuk menggelar pasar murah diagendakan dapat terlaksana di masing-masing kecamatan di Bulungan. Sesuai jadwal, pada 1 Maret mendatang akan digelar di Kecamatan Tanjung Palas Utara. “Kami masih melakukan koordinasi dengan kecamatan maupun desa,” imbuhnya. (*/ika/uno)
Editor : uki-Berau Post