Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Perlahan namun Pasti, Harga Batu Bara Kembali Naik

Redaksi • Senin, 14 Juli 2025 - 22:25 WIB
Tongkang batu bara melintasi Sungai Barito, dipotret dari atas Jembatan Barito, 16 kilometer dari Banjarmasin. (Foto: ARSIP RADAR BANJARMASIN)
Tongkang batu bara melintasi Sungai Barito, dipotret dari atas Jembatan Barito, 16 kilometer dari Banjarmasin. (Foto: ARSIP RADAR BANJARMASIN)

SEMPAT Terpuruk akibat dampak pasar kelebihan pasokan dua negara konsumen utama batu bara yakni India dan China, akhirnya harga emas hitam perlahan namun pasti mulai merangkak naik.

Pemulihan yang mencapai USD 112.5 pada 2 Juli 2025 disebabkan ketika investor mempertimbangkan kembali dampak pasar yang kelebihan pasokan.

Produksi dalam negeri di China yang naik 4% dari tahun sebelumnya pada Mei 2025 disebut-sebut menjadi sinyal sebelumnya bahwa China berencana meningkatkan produksi sebesar 1.5% menjadi 4.82 miliar ton tahun ini setelah jumlah produksi rekor pada 2024.
Kondisi itu mempengaruhi harga batu bara Newcastle untuk Juli 2025 naik USD 0,75 menjadi USD 111 per ton. Sedangkan harga batu bara Newcastle Agustus 2025 ditaksir bertambah USD 0,6 sehingga menjadi USD 113,5 per ton, dan September 2025 meningkat kembali USD 0,5 menjadi USD 114,6 per ton.

Dengan kenaikan yang terjadi komoditas tambang khususnya di Kaltim bisa kembali bergairah, sehingga perekonomian Indonesia membaik dan terus mengalami peningkatan.

Kenaikan itu ditandai dengan harga batubara acuan (HBA) periode pertama Juli 2025, yang ditentukan yakni sebesar USD 8,74 atau 8,86 persen per ton dibandingkan HBA periode kedua Juni 2025 sebesar USD 98,61 per ton. (oke/nha)

 

Editor : Indra Zakaria