SAMARINDA – Perubahan jadwal kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia memberikan napas lega bagi skuad Borneo FC. Menyusul ditundanya pertandingan pekan ke-21 melawan Persib Bandung, manajemen Pesut Etam memutuskan untuk memberikan waktu libur lebih panjang kepada para pemainnya pasca kemenangan krusial atas Bhayangkara Presisi.
Sedianya, duel super big match menghadapi Persib Bandung akan digelar di kandang pada Senin (16/2/2026). Namun, operator liga resmi mengundur jadwal pertandingan tersebut ke tanggal 15 Maret 2026 demi memberikan ruang bagi Persib yang tengah berjuang di kompetisi Asia. Perubahan jadwal ini langsung disikapi tim pelatih dengan memberikan jatah libur selama empat hari kepada seluruh penggawa tim.
Head of Media Officer Borneo FC, Brilian Sanjaya, menjelaskan bahwa momentum ini dimanfaatkan para pemain untuk menyegarkan pikiran dan fisik. Sebagian besar pemain memilih pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga, sementara sebagian lainnya memilih mengunjungi berbagai destinasi wisata untuk refreshing sebelum kembali ke rutinitas latihan yang padat.
Meski saat ini tim sedang terpencar, masa liburan tersebut akan segera berakhir. Seluruh pemain diwajibkan sudah berada di Samarinda dan kembali berkumpul pada Kamis (12/2/2026) besok. Agenda latihan perdana pasca libur akan langsung difokuskan pada persiapan matang untuk laga berikutnya yang dijadwalkan pada 22 Februari mendatang melawan Dewa United di Banten.
Manajemen menegaskan bahwa kedisiplinan tetap menjadi prioritas utama. Kehadiran seluruh pemain pada jadwal yang ditentukan sangat penting agar tim memiliki waktu yang cukup untuk membangun kembali ritme permainan dan menjaga tren positif di jalur juara. Dengan kondisi fisik yang lebih segar, Borneo FC optimistis dapat mencuri poin penuh dalam lawatan mereka ke markas Dewa United nanti. (*)
Editor : Indra Zakaria