SURABAYA – Bhayangkara FC sukses mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-21 Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu (14/2) malam WIB, tim berjuluk The Guardian tersebut berhasil mempermalukan tuan rumah dengan skor tipis 1-2.
Kemenangan Bhayangkara FC sudah mulai terlihat sejak babak pertama. Tim tamu tampil menekan dan berhasil unggul dua gol tanpa balas sebelum turun minum. Bernard Henry membuka keunggulan pada menit ke-26, disusul oleh gol telat Moussa Sidibe di masa injury time babak pertama (45+2’). Keunggulan 0-2 ini sempat membuat publik GBT terdiam melihat dominasi strategi Paul Munster.
Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, Mihailo Perovic berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-64. Meski terus membombardir pertahanan lawan di sisa waktu pertandingan, Green Force gagal mencetak gol penyeimbang hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengungkapkan rasa bangganya atas kedisiplinan para pemain dalam menjalankan skema permainan. Ia mengakui bahwa bermain di GBT dengan dukungan penuh suporter lawan adalah tantangan berat. Namun, kunci kemenangan kali ini terletak pada perubahan taktik yang dilakukannya sesaat setelah unggul dua gol untuk meredam gelombang serangan balasan Persebaya.
Senada dengan sang pelatih, bek Bhayangkara FC, Frenky Missa, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap instruksi pelatih menjadi pembeda dalam laga tersebut. Para pemain mengaku sudah mempelajari kekuatan lawan dengan baik dan berhasil mengantisipasi pergerakan lini depan Persebaya yang agresif.
Hasil ini menjadi catatan penting bagi kedua tim dalam persaingan papan atas klasemen. Bagi Bhayangkara FC, kemenangan ini mempertegas tren positif mereka, sementara bagi Persebaya, kekalahan di kandang sendiri menjadi bahan evaluasi serius untuk laga-laga selanjutnya.(*)
Editor : Indra Zakaria