SAMARINDA – Persaingan memperebutkan takhta tertinggi BRI Super League 2025/2026 kian memanas. Borneo FC Samarinda secara tegas menyatakan kesiapannya untuk terus bersaing di jalur juara hingga pekan terakhir. Jeda kompetisi momen Lebaran kali ini dimanfaatkan skuad Pesut Etam untuk mematangkan strategi dan menjaga konsistensi mental demi mewujudkan mimpi mengangkat trofi di akhir musim.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menekankan bahwa fase akhir musim merupakan ujian sesungguhnya bagi aspek mental dan stabilitas tim. Pelatih asal Brasil tersebut menginstruksikan anak asuhnya untuk langsung tancap gas demi meraih hasil positif segera setelah kompetisi kembali bergulir. Baginya, tidak ada ruang untuk bersantai jika ingin mengejar ketertinggalan poin dari pemuncak klasemen.
"Kami akan terus berusaha dan bekerja keras sampai akhir. Fase ini adalah tentang siapa yang paling konsisten dan memiliki mental paling kuat menghadapi tekanan," tegas Lefundes saat memberikan arahan dalam sesi latihan tim.
Optimisme serupa juga dikobarkan oleh manajer Borneo FC, Dandri Dauri. Ia menilai peluang timnya untuk mencetak sejarah baru masih terbuka sangat lebar. Dukungan penuh dari masyarakat Samarinda menjadi bahan bakar utama bagi manajemen dan pemain untuk tidak menyerah pada keadaan.
"Artinya, kita masih ada harapan. Yang jelas kami akan berusaha dan berharap mimpi besar ini bisa kita wujudkan bersama," ujar Dandri dengan penuh keyakinan.
Saat ini, Borneo FC menguntit ketat di peringkat kedua klasemen sementara dengan raihan 54 poin dari 25 pertandingan. Mereka hanya terpaut empat angka dari Persib Bandung yang memimpin di posisi puncak, serta unggul tipis satu poin atas Persija Jakarta yang mengancam di urutan ketiga. Kondisi ini membuat setiap sisa pertandingan menjadi layaknya partai final bagi armada Pesut Etam.
Langkah pertama Borneo FC untuk menjaga asa juara setelah jeda panjang adalah melakoni laga tandang yang menantang pada pekan ke-26. Mereka dijadwalkan bertamu ke markas Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Minggu (5/4) mendatang.
Kemenangan dalam laga tersebut menjadi harga mati bagi Stefano Lilipaly dan kawan-kawan jika ingin terus menempel ketat perolehan poin Persib Bandung sekaligus menjauh dari kejaran Persija. Dengan skuad yang lebih bugar pasca libur, Borneo FC diprediksi akan tampil dengan intensitas tinggi demi membawa pulang tiga poin ke Kalimantan Timur. (*)
Editor : Indra Zakaria