Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sambil Menangis, Mohamed Salah Ungkap Arti Penting Andy Robertson dalam Kariernya di Liverpool

I
Mo Salah dan Andy Robertson
Mo Salah dan Andy Robertson

Advertisement

 
LIVERPOOL – Air mata Mohamed Salah tumpah menjelang akhir musim yang emosional di Anfield. Penyerang legendaris The Reds ini secara terbuka mengungkapkan rasa sedihnya yang mendalam atas kepergian figur-figur penting di klub, sekaligus memberikan penghormatan khusus kepada sahabat karibnya di lapangan, Andy Robertson.

Salah mengakui bahwa bulan-bulan terakhir ini menjadi momen yang sangat berat baginya secara emosional. Kehilangan orang-orang terdekat di dalam klub membuatnya tidak bisa membendung air mata.

"Wow, Robbo (panggilan Robertson). Selama sebulan penuh ini saya sudah menangis berkali-kali. Bukan karena saya suka menangis, tetapi karena orang-orang penting yang pergi—para fans, semua orang di klub, teman-teman setim, staf, juru masak, dan semua orang di pusat latihan AXA. Saya merasa seperti di rumah sendiri di sini, klub ini akan selamanya menjadi klub favorit saya," ungkap Salah dengan emosional.

Advertisement

Bagi Salah, bek kiri asal Skotlandia tersebut bukan sekadar rekan setim biasa. Ketika berbicara mengenai profesionalisme tertinggi dalam dunia sepak bola, nama Robertson adalah sosok pertama yang muncul di benaknya. "Jika Anda berbicara tentang kata 'Disiplin' dalam sepak bola, maka saya akan langsung melihat seorang Andy Robertson," puji Salah.

Menurut pemain asal Mesir tersebut, Robertson adalah mesin penggerak tim yang selalu tampil dengan kerja keras dan hasrat yang membara. Selama bertahun-tahun, peran Robertson di sisi kiri pertahanan Liverpool hampir tidak tergantikan.

Selain kemampuan teknisnya, Salah juga memuji kepribadian ganda Robertson yang luar biasa, baik di dalam maupun di luar lapangan. Di ruang ganti, Robertson adalah sosok pencair suasana yang humoris, namun akan berubah total menjadi gladiator yang sangat fokus saat pertandingan dimulai.

Advertisement

"Candaan dan interaksinya adalah sesuatu yang spesial yang membuat Anda selalu ingin berada di dekatnya. Namun ketika berada di lapangan, dia menjadi sangat serius, fokus, dan memberikan motivasi agar semua orang bisa memberikan kemampuan terbaik mereka," tambah Salah.

Menutup pernyataannya, Salah mengaku sangat bersyukur bisa berbagi lapangan dan meraih berbagai kesuksesan besar bersama Robertson selama bertahun-tahun di Liverpool. "Semua orang tahu betapa briliannya dia bagi kesuksesan kita selama bertahun-tahun ini. Saya senang dan bahagia bisa menjadi bagian dari perjalanan ini. Perjalanan yang sangat spesial dan terbukti sukses," pungkasnya. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Guncang Bursa Transfer! Tinggalkan Liverpool, Mohamed Salah Resmi Tambat Hati ke Trabzonspor

Guncang Bursa Transfer! Tinggalkan Liverpool, Mohamed Salah Resmi Tambat Hati ke Trabzonspor

Guncang Bursa Transfer! Tinggalkan Liverpool, Mohamed Salah Resmi Tambat Hati ke Trabzonspor LIVERPOOL – Teka-teki masa depan King Mo—juluk

Frustrasi hingga Tertawa, Mohamed Salah Bongkar Kejanggalan Wasit: "Jika Adil, Kami Pasti Menang!"

Frustrasi hingga Tertawa, Mohamed Salah Bongkar Kejanggalan Wasit: "Jika Adil, Kami Pasti Menang!"

Frustrasi hingga Tertawa, Mohamed Salah Bongkar Kejanggalan Wasit: "Jika Adil, Kami Pasti Menang!" LIVERPOOL — Bintang sepak bola Mesir, Mohamed Salah, akhirnya buka suara mengenai momen ikonik ketika

Alexis Mac Allister Sebut Mo Salah Pemain Terbaik Kedua Setelah Messi Saat Bertukar Kaus

Alexis Mac Allister Sebut Mo Salah Pemain Terbaik Kedua Setelah Messi Saat Bertukar Kaus

Alexis Mac Allister Sebut Mo Salah Pemain Terbaik Kedua Setelah Messi Saat Bertukar Kaus Sebuah momen penuh emosional dan rasa hormat yang tinggi tersaji pascapeluit panjang ditiupkan. Di tengah drama

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer