Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jepang Imbangi Belanda, Hajime Moriyasu: Kecewa Gagal Menang, tapi Bangga Pemain Pantang Menyerah!

R
Hajime Moriyasu
Hajime Moriyasu

Advertisement

 
DALLAS — Pelatih Tim Nasional Jepang, Hajime Moriyasu, blak-blakan mengaku menyimpan sedikit rasa kecewa setelah timnya gagal mengamankan poin penuh pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026. Kendati demikian, juru taktik berusia 57 tahun tersebut tetap memberikan apresiasi setinggi langit atas mentalitas baja anak-anak asuhnya yang sukses menahan imbang raksasa Eropa, Belanda, dengan skor 2-2.

Dalam laga sengit yang digelar di Dallas Stadium, Amerika Serikat tersebut, Samurai Biru dipaksa jatuh bangun dan harus dua kali bangkit dari posisi tertinggal sebelum akhirnya mengamankan satu poin krusial.

"Saya kecewa karena kami gagal meraih kemenangan. Namun, meskipun dua kali tertinggal, para pemain tidak pernah menyerah dan berjuang keras bersama sebagai sebuah tim," ungkap Moriyasu dalam sesi konferensi pers pascapertandingan, seperti dikutip dari laman resmi FIFA, Senin (15/6).

Advertisement

Buah Kedisiplinan dan Kerja Sama Kolektif

Jepang memang sempat berada di ujung tanduk sebelum gelandang serang mereka, Daichi Kamada, muncul sebagai juru selamat lewat gol sundulannya pada menit ke-89. Bagi Moriyasu, keberhasilan mencuri satu poin berharga dari De Oranje ini merupakan buah manis dari kerja keras dan kedisiplinan kolektif sepanjang 90 menit.

Ia menilai, strategi yang telah dipersiapkan dalam sesi latihan mampu diterjemahkan dengan sangat baik oleh para pemain di lapangan hijau, terutama saat meredam gelombang serangan Belanda yang dimotori Virgil van Dijk dkk.

Advertisement

"Mendapatkan satu poin memang sedikit mengecewakan, tetapi kami mampu meraih hasil ini melalui usaha kolektif. Kami bertahan dengan sabar, lalu mencoba tampil lebih agresif saat menyerang. Para pemain menjalankan apa yang telah kami rencanakan dan persiapkan dengan matang," tambah mantan pelatih Sanfrecce Hiroshima tersebut.

Hasil imbang 2-2 ini membuat Belanda dan Jepang kini sama-sama mengoleksi satu poin di papan klasemen sementara Grup F. Dengan menyisakan dua pertandingan sisa di fase grup, Moriyasu menyadari bahwa persaingan untuk memperebutkan tiket ke babak gugur kini menjadi sangat terbuka lebar. Evaluasi cepat dipastikan akan langsung dilakukan demi menatap laga berikutnya dengan target poin penuh. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Terbuka Peluang Bekerja di Jepang, Ini Bekal yang Harus Dimiliki

Terbuka Peluang Bekerja di Jepang, Ini Bekal yang Harus Dimiliki

Wamenaker, Afriansyah Noor, menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa asing bagi tenaga kerja yang ingin ke luar negeri.

Ini untuk Warga Paser, Ada Program Magang ke Jepang, Dibiayai Full, Cuma untuk Sembilan Orang

Ini untuk Warga Paser, Ada Program Magang ke Jepang, Dibiayai Full, Cuma untuk Sembilan Orang

PT Kideco Jaya Agung bekerja sama dengan ISO Jepang membuka pendaftaran Program Pemagangan SDM Paser ke Jepang.

Ini Perbedaan MBG di Indonesia dengan Program Makan Siang di Sekolah di Jepang

Ini Perbedaan MBG di Indonesia dengan Program Makan Siang di Sekolah di Jepang

Ini beberapa perbedaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia dengan program makan siang di sekolah Jepang, dari sejumlah sumber.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer