Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Drama Menit Akhir! Mikel Merino Bawa Spanyol ke Semifinal, Prancis Sudah Menunggu

R
Kiper Belgia Senne Lammens hanya bisa melihat Mikel Merino mencetak dan merayakan gol kemenangan Spanyol. (MediaNews Group/Pasadena Star-News via Getty Images via Getty Images)
Kiper Belgia Senne Lammens hanya bisa melihat Mikel Merino mencetak dan merayakan gol kemenangan Spanyol. (MediaNews Group/Pasadena Star-News via Getty Images via Getty Images)

Advertisement

 
PROKAL.CO- Langkah dramatis diukir tim nasional Spanyol dalam perjalanannya di Piala Dunia 2026. Lewat pertarungan sengit yang menguras emosi di Stadion SoFi, Inglewood, Amerika Serikat, skuad La Furia Roja sukses menumbangkan Belgia dengan skor tipis 2-1. Gol telat dari Mikel Merino menjadi pembeda sekaligus pengunci tiket semifinal bagi Spanyol untuk menantang Prancis.

Pertandingan langsung berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Spanyol yang mengambil inisiatif menyerang langsung memberikan shock therapy melalui sepakan keras Dani Olmo. Kiper Belgia, Thibaut Courtois, sempat melakukan penyelamatan gemilang, namun bola muntah tersebut langsung disambar oleh Fabian Ruiz pada menit ke-30 untuk membawa Spanyol memimpin 1-0.

Belgia tidak tinggal diam. Menjelang turun minum, tepatnya di menit ke-41, umpan silang akurat dari Timothy Castagne berhasil disambut dengan tandukan tajam Charles De Ketelaere yang gagal dihalau Unai Simon. Skor imbang 1-1 menutup paruh pertama pertandingan.

Advertisement

Memasuki babak kedua, intensitas laga tidak menurun. Spanyol terus menggempur lini pertahanan Belgia, termasuk lewat ancaman Mikel Oyarzabal yang lagi-lagi dimentahkan Courtois. Petaka menghampiri Belgia pada menit ke-71 ketika Courtois terpaksa ditarik keluar karena cedera dan digantikan oleh kiper cadangan, Senne Lammens.

Momen krusial terjadi di menit ke-88. Berawal dari tendangan spekulasi Pau Cubarsi dari luar kotak penalti, Lammens sebenarnya mampu membendung bola. Namun, tangkapannya yang tidak sempurna membuat bola liar bergulir di area berbahaya. Dengan insting tajam, Mikel Merino langsung menyergap bola dan menyarangkannya ke dalam gawang, mengubah papan skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Spanyol.

Di sisa waktu yang krusial, Belgia nyaris menyamakan kedudukan melalui aksi Alexis Saelemaekers yang berhasil mengecoh Unai Simon. Beruntung bagi Spanyol, Aymeric Laporte melakukan sapuan heroik sebelum bola sempat dikonversi menjadi gol oleh Romelu Lukaku.

Advertisement

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Spanyol. Hasil ini memastikan Spanyol melangkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Prancis dalam laga perebutan tiket final di Stadion AT&T, Arlington. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Heboh Teori Konspirasi Final Piala Dunia 2026: Argentina 'Dipaksa' Mengalah dari Spanyol demi Mafia?

Heboh Teori Konspirasi Final Piala Dunia 2026: Argentina 'Dipaksa' Mengalah dari Spanyol demi Mafia?

Heboh Teori Konspirasi Final Piala Dunia 2026: Argentina 'Dipaksa' Mengalah dari Spanyol demi Mafia? Kekalahan pahit Timnas Argentina atas Spanyol di partai pamungkas Piala Dunia 2026 masih berbuntut

Madrid Jadi Lautan Merah! Ribuan Fans Hingga Raja Felipe VI Sambut Kepulangan Sang Juara Dunia Spanyol

Madrid Jadi Lautan Merah! Ribuan Fans Hingga Raja Felipe VI Sambut Kepulangan Sang Juara Dunia Spanyol

Timnas Spanyol mendapat sambutan spektakuler setibanya di Madrid usai menjuarai Piala Dunia 2026. Raja Felipe VI, Perdana Menteri Pedro Sanchez, hingga ribuan suporter ikut merayakan keberhasilan La R

Cetak Sejarah Baru! Piala Dunia 2030 Resmi Digelar di 6 Negara dan 3 Benua

Cetak Sejarah Baru! Piala Dunia 2030 Resmi Digelar di 6 Negara dan 3 Benua

Kombinasi tuan rumah ini juga menandai kolaborasi perdana antara dua konfederasi berbeda (UEFA dan CAF) yang memimpin gelaran utama turnamen.  Berkat statusnya sebagai tuan rumah, enam negara yaitu Sp

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer