Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Madrid Jadi Lautan Merah! Ribuan Fans Hingga Raja Felipe VI Sambut Kepulangan Sang Juara Dunia Spanyol

R
Timnas Spanyol mendapat sambutan spektakuler setibanya di Madrid usai menjuarai Piala Dunia 2026. Raja Felipe VI, Perdana Menteri Pedro Sanchez, hingga ribuan suporter ikut merayakan keberhasilan La Roja. (Sumber: Gustavo Valiente/Xinhua)
Timnas Spanyol mendapat sambutan spektakuler setibanya di Madrid usai menjuarai Piala Dunia 2026. Raja Felipe VI, Perdana Menteri Pedro Sanchez, hingga ribuan suporter ikut merayakan keberhasilan La Roja. (Sumber: Gustavo Valiente/Xinhua)

Advertisement

PROKAL.CO- Keberhasilan Timnas Spanyol merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026 disambut dengan perayaan megah di Kota Madrid. Ribuan pendukung memadati sepanjang jalan protokol ibu kota untuk menyambut kedatangan skuad La Roja yang berhasil membawa pulang trofi paling bergengsi usai menumbangkan Argentina di partai final.

Pesta perayaan nasional ini diawali dengan sambutan hangat dari Istana Zarzuela. Raja Felipe VI bersama Ratu Letizia dan jajaran keluarga kerajaan menyambut langsung rombongan pemain dan staf pelatih yang dipimpin Luis de la Fuente.

Raja Felipe VI memberikan pujian tinggi atas mentalitas dan kualitas bertanding yang ditunjukkan para pemain sepanjang turnamen. Suasana akrab makin terasa saat Sang Raja memberikan pelukan hangat kepada bintang muda Lamine Yamal yang tampil fenomenal sepanjang gelaran Piala Dunia.

Advertisement

Setelah bertemu Raja dan melanjutkan agenda ke Istana Moncloa untuk menemui Perdana Menteri Pedro Sanchez, para pemain diarak menggunakan bus beratap terbuka mengelilingi pusat Kota Madrid. Atribut merah-kuning mendominasi setiap sudut kota, diiringi sorak-sorai fans yang mengelu-elukan pahlawan lapangan hijau mereka.

Pahlawan kemenangan Spanyol, Ferran Torres, mengaku tersentuh melihat riuhnya sambutan masyarakat. Senada dengan itu, gelandang senior Rodri menyebut momen ini sebagai pencapaian paling emosional dalam kariernya, mengingat ia pernah berada di posisi suporter saat menyaksikan generasi emas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010.

Pesta kemenangan ini juga dijadikan momen optimisme oleh Perdana Menteri Pedro Sanchez. Mengingat sebagian besar pilar utama Spanyol masih berusia muda, ia meyakini era dominasi La Roja baru saja dimulai, sekaligus membidik target besar untuk mempertahankan takhta pada Piala Dunia 2030 mendatang saat Spanyol bertindak sebagai tuan rumah. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Heboh Teori Konspirasi Final Piala Dunia 2026: Argentina 'Dipaksa' Mengalah dari Spanyol demi Mafia?

Heboh Teori Konspirasi Final Piala Dunia 2026: Argentina 'Dipaksa' Mengalah dari Spanyol demi Mafia?

Heboh Teori Konspirasi Final Piala Dunia 2026: Argentina 'Dipaksa' Mengalah dari Spanyol demi Mafia? Kekalahan pahit Timnas Argentina atas Spanyol di partai pamungkas Piala Dunia 2026 masih berbuntut

Cetak Sejarah Baru! Piala Dunia 2030 Resmi Digelar di 6 Negara dan 3 Benua

Cetak Sejarah Baru! Piala Dunia 2030 Resmi Digelar di 6 Negara dan 3 Benua

Kombinasi tuan rumah ini juga menandai kolaborasi perdana antara dua konfederasi berbeda (UEFA dan CAF) yang memimpin gelaran utama turnamen.  Berkat statusnya sebagai tuan rumah, enam negara yaitu Sp

Buka Suara Pasca Keok di Final: Leandro Paredes Kirim Pesan Emosional dan Sebut Skuad Argentina "Terbaik dalam Sejarah"

Buka Suara Pasca Keok di Final: Leandro Paredes Kirim Pesan Emosional dan Sebut Skuad Argentina "Terbaik dalam Sejarah"

Buka Suara Pasca Keok di Final: Leandro Paredes Kirim Pesan Emosional dan Sebut Skuad Argentina "Terbaik dalam Sejarah"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer